Kakek Tewas Terpeleset

TUMPANG – Setelah tiga hari tidak pulang ke rumah, Senam, 70 tahun, warga Dusun Petung Sewu, Desa Duwer, Tumpang Jumat (12/10) sore ditemukan sudah tak bernyawa. Korban ditemukan tewas di sungai komplangan pesanggem Hutan Pinus desa setempat. Diduga korban meninggal dunia setelah jatuh terpeleset dari tebing setinggi tujuh meter. Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan. “Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta evakuasi di tubuh korban sama sekali tidak ada bekas tanda penganiayaan. Korban meninggal dunia murni karena jatuh dari jurang. Luka di kepalanya karena terbentur batu sungai,” ungkap Kapolsek Tumpang, AKP Hartono.
Diperoleh keterangan, Rabu (10/10) pagi korban berpamitan kepada keluarganya untuk mencari kayu bakar di ladang miliknya yang ada di tengah hutan. Jarak antara rumahnya dengan ladang sekitar 4 kilometer dengan kondisi jalan berbukit. Diperkirakan ketika sedang berjalan menyelusuri bukit inilah, korban terpeleset yang kemudian jatuh ke dalam jurang. Saat terjatuh itu, kepala korban lebih dulu yang kemudian terbentur batu dan menancap di sungai. Karena sepi dan tidak ada yang menolong, korban yang tak berdaya langsung tewas.
Kematian korban sendiri baru diketahui setelah pihak keluarga bingung lantaran sampai tiga hari tidak pulang. Padahal biasanya ketika mencari kayu bakar, berangkat pagi sore harinya sudah pulang. Tetapi karena sampai Jumat tidak kunjung pulang, pihak keluarga lalu meminta pertolongan warga untuk melakukan pencarian. Setelah ditelusuri, tubuh korban berhasil ditemukan dengan kondisi tak bernyawa. (agp/mar)