Ngaku Kebal Hukum, Pengeroyok Dibekuk

WAGIR– Suyanto Firmansyah, 32 tahun, warga Jalan Bandulan Gg I F Malang, Jumat (12/10) sore babak belur setelah menjadi korban pengeroyokan. Dia dikeroyok oleh dua temannya, yakni Kariyono Hadi, 37 tahun dan Subandi, 43 tahun. Korban dipukuli karena menolak menerima gadai sepeda motor. Namun tak lama setelah kejadian, kedua pelakunya berhasil diringkus anggota Reskrim Polsek Wagir. Keduanya ditangkap setelah petugas mendapat laporan dari korban.  Tersangka Kariyono Hadi ditangkap di rumahnya di Dusun Sempu Kerep, RT42 RW03, Desa Dalisodo, Wagir. Sedangkan Subandi dibekuk di rumahnya di Jalan Raya Bandulan Barat, RT01 RW01 Malang. “Sebelum kami tangkap, tersangka Subandi ini sempat mengatakan kalau tidak ada polisi yang berani menangkapnya. Namun ketika kami tangkap, dia ternyata tidak bisa berkutik apa-apa,” ungkap Kanitreskrim Polsek Wagir, Aiptu Umar.
Aksi pengeroyokan yang dilakukan kedua tersangka sendiri, terjadi di Dusun Sawun, Desa Jedong, Wagir sekitar pukul 15.00. Ceritanya, sore itu keduanya yang dalam kondisi mabuk berboncengan sepeda motor pergi ke Dusun Sawun, Desa Jedong, Wagir. Tujuannya untuk bermain judi dadu. Saat tiba di lokasi, keduanya bertemu dengan Suyanto. Awalnya ketika bertemu antara korban dengan kedua tersangka biasa saja. Bahkan mereka masih sempat ngobrol dan gurau. Situasi mulai panas, ketika Subandi dan Kariono kehabisan uang karena kalah berjudi.
Keduanya lalu mendekati Suyanto, yang kemudian mengatakan ingin menggadaikan sepeda motor sembari menunjukkan kunci kontak. Korban yang tak mau dibohongi, lantas menanyakan keberadaan motor dan kelengkapan surat-surat sepeda motor yang mau digadaikan. Ketika ditanya itu, kedua tersangka yang tersinggung langsung emosi. Mereka lalu mengambil kayu dan kemudian memukuli korban. Bahkan, Andik Asfandi, 32 tahun, teman korban yang berniat melerai ikut dipukuli. Pengeroyokan baru berhenti, setelah ada warga datang. Korban sendiri yang mengalami kesakitan dan tidak terima dengan kejadian pengeroyokan itu, saat itu juga langsung melaporkan ke petugas Polsek Wagir. (agp/mar)