Polisi Ringkus Buronan Polda

NGAJUM– Sepandai-pandainya tikus menyembunyikan batang, pasti akan tercium juga. Begitu juga dengan Imron Efendi, 42 tahun. Kemanapun dia kabur dan bersembunyi, pasti akhirnya tertangkap juga. Pria yang menjadi DPO Polres Sidoarjo dan Polda Jatim ini, sore kemarin berhasil diringkus petugas Reskrim Polsek Ngajum saat bersembunyi di rumah mantan istrinya, di Dusun Segelan, Desa Balesari, Ngajum. Warga asal Dusun/Desa Banjaragung, RT06 RW03, Bareng, Jombang ini, ditangkap setelah dua bulan menjadi buronan. Tuduhannya adalah terlibat masalah penggelapan beberapa mobil rental. Karena wilayah hukum penipuan dan penggelapannya masuk di wilayah Sidoarjo, usai diperiksa rencananya sore kemarin Imam Efendi akan langsung diserahkan ke Polres Sidoarjo.
“Kami hanya membantu menangkapnya saja. Kebetulan tadi (sore kemarin, red) kami mendapat informasi kalau Imam Efendi yang selama ini menjadi DPO ada di wilayah Ngajum, menjenguk anaknya,” ungkap Kapolsek Ngajum, AKP Sri Sugeng Waskito. Menurut Aiptu Widigdo, Kanitreskrim Polsek Ngajum penangkapan tersangka Imron Efendi ini tidak mudah. Meski postur tubuh tersangka tambun dan besar, namun dia sangat licin. Bahkan, petugas hampir kehilangan tersangka karena saat akan ditangkap dia sudah berniat mau kabur lagi.
“Kalau terlambat beberapa detik saja, mungkin sudah kehilangan dia. Sebab begitu kami mendapat informasi tersangka di wilayah Ngajum, kami langsung bergerak menangkapnya. Ketika kami mau sampai lokasi, ternyata tersangka sudah mau kabur dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Hayate, N 3758 GG. Karena insting kami kuat bahwa dia pelakunya, kami langsung menghadangnya. Bahkan anggota sampai sempat ditabraknya,” jelas Widigdo. (agp/mar)