Truk Muatan Mamin Dirampok

KEPANJEN-  Dua sopir truk box, H 1977 CR yang mengantarkan makanan minuman (mamin) tujuan Jember, dirampok enam pelaku dengan menggunakan satu unit sepeda motor Honda Supra Fit dan mobil Avanza. Akibat kejadian itu, PT Borobudur Citra Perkasa-Semarang selaku pengirim barang mengalami kerugian Rp 18 juta. Adalah Riki Yulianto, 24 tahun, warga Desa Wonowoso, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak dan Matmuin, 28 tahun warga Desa Tenanding RT03 RW01, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, yang bernasib apes akibat ulah kawanan bajing loncat. Kedua korban yang bergantian membawa truk itu, dibuang di wilayah Malang Selatan. Riki dibuang di Jalan Raya Turen dan Matmuin dibuang di tepi Jalan Raya Bululawang.
Diceritakan Riki, peristiwa bermula ketika keduanya usai mengambil muatan di Semarang, pada Minggu (14/10) sekitar pukul 19.00. Dalam perjalanan ke Jember atau persisnya Senin (15/10) sekitar pukul 09.00 di Jalan Raya Leces-Probolinggo, truk yang disopirinya dihentikan paksa oleh satu pengendara berboncengan dengan menggunakan motor Honda Supra Fit.  Karena tidak curiga bakal dirampok, Riki pun lantas menghentikan laju truknya. Dari situlah, kemudian seorang pelaku langsung masuk ke dalam truk. Saat di truk, seorang pelaku yang nekad itu dengan tangan kosong langsung meminta nego mengenai uang pengamanan karena melintasi wilayah Probolinggo.
“Saat itu yang diajak ngobrol Matmuin. Diduga karena tidak ada kesepakatan itulah, akhirnya Matmuin yang saat itu menjadi kenek, langsung diikat oleh pelaku,” kata Riki. Ditambahkan pria yang baru dua minggu kerja sebagai sopir itu, dirinya kemudian diminta mengikuti setiap jalan yang ditunjuk oleh pelaku, hingga akhirnya Matmuin diturunkan dari truk dan dipindahkan ke mobil Avanza. Tidak berapa lama, giliran dirinya yang diminta untuk menghentikan truk dan turut diikat. (sit/mar)