Penjual ’Rudal’ Dikeroyok

PAKISAJI – Muhammad, pemilik toko jamu ‘Rudal Perkasa’ di Jalan Raya Desa Kebonagung, Pakisaji kemarin sore menjadi korban pengeroyokan. Pria 40 tahun ini, dikeroyok tujuh orang preman tak dikenal di dalam toko sekaligus rumahnya itu.
Akibat pukulan bertubi-tubi itu, wajah Bang Ahmad sapaan akrab korban ini babak belur. Hidungnya robek dan mengeluarkan darah. Sementara kasus pengeroyokan itu sendiri, kemarin langsung ditangani petugas Polsek Pakisaji.
“Ada sekitar tujuh orang yang memukul. Saya tidak tahu apa alasannya. Saya juga tidak kenal dengan mereka. Mereka bilang kalau jual jamu jangan kasar, lalu memukul saya,” ujar Bang Ahmad, yang juga dibenarkan istrinya.
Aksi pengeroyokan yang sempat menjadi tontonan warga dan pengendara yang melintas ini, kemarin terjadi sekitar pukul 16.00. Saat itu, toko jamu sekaligus rumah korban sedang tutup. Korban sudah dua hari ini tidak membuka toko karena kondisinya yang sakit.
Ketika toko tutup ini, tiba-tiba datang para pelaku yang langsung menggedor-gedor rumah korban. Begitu dibuka, pelaku lalu masuk mencari korban. Setelah bertemu dengan Bang Ahmad, pelaku menuduh korban kalau berjualan jamu pada orang kasar, yang kemudian langsung memukuli korban beramai-ramai. Tubuh korban juga diseret keluar yang kemudian memukulinya.
Pelaku baru berhenti memukuli dan kemudian kabur, setelah istri dan anak korban menangis dan berteriak minta tolong. Dua pelaku kabur ke arah selatan, dua kabur ke arah utara, dan tiga lainnya kabur dengan berboncengan sepeda motor Honda Revo ke jalan masuk lapangan Kebonagung.
Karena lokasinya di pinggir jalan raya, pengendara yang melintas berhenti untuk melihat. Akibatnya arus kendaraan pun terhambat hingga membuat kemacetan panjang.(agp/eno)