Desersi, Dua Polisi Dipecat

KEPANJEN – Dua anggota Polres Malang, kemarin pagi dipecat dengan tidak hormat. Mereka adalah Bripka Yulianto dan Brigadir Sukidi. Keduanya diberhentikan dari kesatuannya karena desersi (meninggalkan tugas kedinasan tanpa izin selama lebih dari 30 hari berturut-turut).
Pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dua anggota polisi tersebut, kemarin dibacakan Kapolres Malang AKBP Rinto Djatmono, dalam upacara bulanan setiap tanggal 17. Pemecatan itu sendiri, sesuai dengan Keputusan Kapolda Jatim Nomor : Kep / 1036 / IX / 2012 tertanggal 19 September 2012 dan : Kep / 1131 / IX / 2012 tertanggal 27 September 2012.
Kabag Sumda Polres Malang, Kompol Bindriyo, mengatakan bahwa pemecatan dua anggota polisi itu, setelah dilakukannya sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri pertengahan September lalu. Meski pada sidang itu tanpa dihadiri kedua anggota, namun hasil keputusan menyatakan bahwa Bripka Yulianto dan Brigadir Sukidi sudah tidak layak menjadi polisi.
“Mereka di PTDH bukan karena ada masalah lain. Tetapi karena desersi dengan tidak masuk dinas selama 30 hari lebih. Dimana keberadaan mereka saat ini, kami juga tidak tahu. Yang jelas upacara PTDH tadi (kemarin pagi) tanpa dihadiri keduanya,” ungkap Bindriyo.
Dengan PTDH tersebut, mantan Kapolsekta Sukun ini berharap agar masyarakat bisa mengerti kalau kedua anggota tersebut sudah dipecat dari Kepolisian. “Sehingga ketika kemudian hari mereka masih mengaku-ngaku sebagai polisi, masyarakat tidak sampai ada yang tertipu,” ujarnya.
Selain memberikan memecat dua anggota tersebut, dalam upacara bulanan itu Kapolres Malang juga memberikan reward kepada anggota yang berprestasi. Penghargaan pertama diberikan kepada tiga anggota PNS Polres Malang dengan kenaikan pangkat. Masing-masing Endah Retno Wulan, Riza Nirmala serta Ana Ardiati.
Dan penghargaan kedua, diberikan kepada anggota Lalu Lintas Polres Malang, karena membantu ungkap kasus perampokan di Tol Dupak Surabaya, dan mengungkap STNK dan SIM palsu. Yaitu Brigadir Risdianto, Brigadir Arif Raharjo dan Briptu Edi Sugianto.
Sedangkan untuk dijajaran Kapolsek sendiri, AKBP Rinto Djatmono, memberikan bendera penghargaan warna kuning dengan lambang jempol kepada Kapolsek Singosari dan Kapolsek Gedangan. Sementara bendera hitam bergambar keranda diberikan kepada Kapolsek Gondanglegi dan Kapolsek Ngajum.(agp/eno)