Beri Rasa Aman dan Maksimalkan Penegakan Hukum

Gebrakan dan Prestasi Jajaran Satreskrim Polres Malang Kota

MEMBERIKAN rasa aman  kepada seluruh warga Kota Malang dan terus memaksimalkan penegakan hukum, selalu dikedepankan jajaran  Satreskrim Polres Malang Kota. Sejauh mana hasilnya dan apa saja upaya yang akan terus mereka lakukan?

Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP James H Hutajulu menuturkan selama beberapa waktu terakhir  cukup banyak kasus menonjol berhasil segera  diungkap tuntas oleh jajarannya dengan menggunakan disain sistem operasional secara terpadu. Diantaranya  kasus pencurian di toko emas Bulan Purnama Malang Town Square (Matos), pembunuhan mahasiswa Malaysia di Soekarno Hatta Malang, pembunuhan pengusaha di Sawojajar dan beberapa kasus lain yang sempat menyita perhatian masyarakat luas. “Atas atensi Kapolres Malang Kota, AKBP Teddy Minahasa Putra, maka berbagai kasus tersebut dalam waktu singkat berhasil segera diungkap dan langsung menjalani proses hukum selanjutnya,” papar James, sapaan akrabnya.
Ditambahkan selain itu, pihaknya juga berhasil mengungkap sindikat pencurian  sepeda motor  terdiri dari empat kelompok. Dalam hal ini, mereka  telah membekuk 10 pelaku dan mengamankan 23 kendaraan, serta pengungkapan sejumlah kasus 3 C (curanmor, curat dan curas) menonjol  lainnya. Begitupula  berbagai kasus  penipuan PJTKI, pemerkosaan dalam mobil travel serta kasus-kasus menyangkut Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)  dalam waktu singkat berhasil diungkap secara profesional oleh jajaran yang memiliki slogan ‘Sidik Sakti Indera Waspada’ ini.
“Semuanya bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada seluruh warga Kota Malang.Kami juga  terus memaksimalkan  pelayanan kepada masyarakat dan menindaklanjuti seluruh laporan masyarakat,” lanjut pria ramah ini. Lebih lanjut dipaparkan, pihaknya juga terus memaksimalkan
penegakan hukum yang terjadi di wilayah Polres Malang Kota. Untuk itu, berbagai program sudah dan akan terus dimaksimalkan oleh jajaran Satreskrim Polres Malang Kota. Termasuk mengaktifkan kembali keberadaan Criminal Justice System (CJS) se-Kota Malang. Para anggota CJS terdiri dari para penyidik Polres Malang Kota dan jajaran, Kejari Kota Malang, Ketua Pengadilan Negeri Kota Malang, Kalapas Lowokwaru, Kalapas Wanita Sukun dan berbagai pihak terkait.
Melalui pertemuan secara periodik, maka  seluruh anggota CJS diharapkan semakin kompak dalam   menunjang pelaksanaan tugas dalam penegakan hukum. Terlebih sangat disadari bahwa koordinasi dan sinkronisasi kinerja diantara berbagai instansi dan lembaga tersebut memang  harus terus dilaksanakan dengan maksimal, guna mencapai hasil yang maksimal pula. “Kami  secara profesional terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana. Termasuk fungsi identifikasi dalam rangka penegakan hukum, koordinasi dan pengawasan operasional serta administrasi penyidikan PPNS sesuai ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku,” pungkas James. (mar/sir)