Sopir Truk Dibekuk

Pencurian
PAKISAJI– Berdalih kepepet butuh uang, Tirto Dini Filani Sarip, 38 tahun, sopir truk tebu dini hari kemarin nekat melakukan aksi kriminalitas. Warga Jalan Kali Anyar, Kelurahan Buring – Kedungkandang ini, mencuri beberapa potong besi bekas di halaman Pabrik Gula (PG) Kebonagung, Pakisaji. Namun bukannya hasil yang didapat, tetapi bapak dua anak ini justru harus meringkuk di balik sel Mapolsek Pakisaji. Itu setelah aksi pencurian yang dilakukan seorang diri, tertangkap tangan oleh petugas security PG Kebonagung. Bersama barang bukti hasil curiannya, dia langsung diserahkan ke polisi. “Saat mencuri itu, saya tidak tahu kalau ternyata ada satpam yang mengawasi. Begitu saya mau keluar pabrik, langsung dihentikan yang kemudian dibawa ke sini,” ungkap Tirto di Mapolsek Pakisaji.
Menurut pengakuannya, aksi pencurian yang dilakukannya tersebut terjadi sekitar pukul 00.15. Dini hari itu, dia mengaku berniat keluar pabrik setelah bongkar muatan tebu. Ketika mau keluar saat melintas di halaman tengah, pandangan kedua matanya melihat ada tumpukan besi bekas. Karena beranggapan kalau besi tersebut akan laku dijual, timbul niatan tersangka untuk mencuri. Setelah mengawasi kondisi sekitar aman dan sepi, Tirto lalu mendekati tumpukan besi tersebut.
Selanjutnya dengan diambil satu persatu, besi itu dimasukkan ke dalam truk. Setelah semua besi sudah terangkut, tersangka lalu buru-buru untuk kabur.
Tetapi belum sempat keluar lokasi pabrik, dia dihentikan petugas security. Meski awalnya saat ditanya tersangka sempat mengelak, namun setelah diperiksa dan ditemukan tumpukan besi Tirto tidak lagi bisa berkutik. “Besi curian itu sedianya akan saya jual kiloan. Satu kilonya sekitar Rp 3800, dan yang saya curi ada sekitar 40 kiloan. Uangnya sedianya akan saya gunakan untuk tambahan mencukupi kebutuhan keluarga, karena kerja jadi sopir truk hasilnya tidak menentu. Dan kalau tahu imbasnya seperti ini, saya sangat menyesal,” terangnya. (agp/mar)