QH Lakukan Ibadah Haji, NK Kabur

Pasangan Selingkuh Gondanglegi
GONDANGLEGI –  Polisi harus bersabar untuk memproses hukum pasangan selingkuh yang berzina di dalam mobil. Pasca tertangkap tangan berbuat mesum dalam ‘mobil goyang’ yang diparkir di halaman Masjid Darussalam Desa Sukosari, Gondanglegi, keduanya tidak ada di rumah. Menurut Iptu Lutfi, Kanitreskrim Polsek Gondanglegi, NK, 30 tahun, warga Dusun Sumbertaman, Desa Karangsuko, Pagelaran sudah meninggalkan rumah. Pria yang berprofesi sebagai guru itu pergi dari rumah. Begitu juga dengan pelaku wanitanya QH, 40 tahun, yang dikenal sebagai putri salah satu tokoh masyarakat di Gondanglegi ini, juga tidak ada.
“Untuk QH kabarnya dia sekarang di Mekkah, sedang menjalankan ibadah haji. Sedangkan NK, saat kami datangi rumahnya dia tidak ada. Namun segera mungkin untuk NK, akan kami buatkan surat pemanggilannya,” ungkap Lutfi, kepada Malang Post. Mantan Kanit Idik III Reskrim Polres Malang ini menambahkan, dalam penanganan kasus perzinahan yang dilaporkan oleh warga Desa Sukosari, Gondanglegi ini, polisi sudah memeriksa empat orang saksi. Mereka adalah Abussalam, Ketua Koordinator Kebersihan Masjid, Yasin, Heri serta H Romadhon, Ketua Remaja Masjid (Remas).
“Empat orang saksi yang kami periksa itu, adalah pelapor yang mewakili warga serta saksi yang memergoki langsung kedua pasangan selingkuh itu berbuat mesum di dalam mobil tersebut,” ujarnya. Seperti diketahui, ratusan warga Desa Sukosari Gondanglegi, Jumat (19/10) mendatangi Polsek Gondanglegi. Mereka menuntut pasangan selingkuh yang berzina dalam mobil, yakni NK dan QH diproses hukum. Tuntutan tersebut karena warga tidak terima kalau tempat ibadah dibuat berzina. Perbuatan zinah itu sendiri, dilakukan NK dan QH pada Selasa (9/10) siang lalu sekitar pukul 12.30. Keduanya yang diketahui sudah sama-sama berumah tangga ini, berbuat zina dalam mobil Honda CRV setelah sebelumnya janjian ketemuan. (agp/mar)