Kernet Angkot Ditangkap di Pasar Lawang

MALANG–Satuan Reskoba Polres Malang, Selasa (23/10) malam berahasil menangkap pengedar narkotika jenis sabu-sabu (SS). Tersangkanya kernet angkot tujuan Malang – Surabaya. Yakni Khoirul Anwar, 41 tahun, warga Jalan Sumber Urip, Desa Sentul, Purwodadi, Pasuruan.
Khoirul diringkus petugas di Pasar Lawang sekitar pukul 23.30 ketika menunggu seseorang untuk transaksi. Dari tangannya, barang bukti yang diamankan petugas yaitu satu poket SS dibungkus plastik transparan seberat 0,3 gram.
“Barang bukti tersebut, kami temukan di dalam saku bajunya. Dari hasil pemeriksaan di Laboratorium Polda Jatim, serbuk putih yang dibawa tersangka ini memang benar sabu-sabu,” ungkap Kasatreskoba Polres Malang AKP Pratolo.
Mantan Kasatreskoba Polres Bangkalan ini mengatakan, penangkapan Khoirul Anwar ini bermula dari informasi yang diterima petugas. Polisi mendapat kabar akan ada transaksi narkotika di sekitar Pasar Lawang. Berdasarkan informasi itu, bersama anak buahnya, Pratolo langsung melakukan penyelidikan.
Hasilnya, begitu mendapati tersangka, petugas langsung menyergapnya. “Awalnya ketika kami tangkap, dia sempat mengelak memiliki SS. Namun setelah kami geledah dan ditemukan sepoket SS, tersangka tidak lagi bisa mengelak. Dia kami jerat dengan pasal 112 Undang-undang nomor 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun,” tegasnya.
Sementara itu, Khoirul, bapak dua anak ini dalam pemeriksaan mengatakan kalau dirinya bukan pengedar SS. Dia mengaku hanya sebagai kurir saja. Keberadaannya di Lawang tersebut, karena diminta membelikan SS yang kemudian menyerahkan serbuk haram tersebut kepada seseorang. Tetapi belum sempat menyerahkan, polisi lebih dulu menangkapnya.
“Sabu-sabu yang saya bawa itu, saya dapatkan dari seorang kenalan di Kota Malang. Saya membelinya dengan harga Rp 250.000 dan sedianya akan saya jual lagi Rp 300.000. Saya sendiri, baru sekali ini diminta membelikan SS,” tutur tersangka Khoirul Anwar.(agp/jon)