Korban Tenggelam Sungai Metro Ditemukan

KEPANJEN – Upaya Tim SAR melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Metro membuahkan hasil. Kemarin pagi pukul 07.30, tubuh Farik Zainal Alim, 15 tahun, korban tenggelam itu berhasil ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa. Tubuh warga Jalan Hasanudin, RT02 RW01, Desa Talangagung, Kepanjen ini ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasinya tenggelam. Usai dievakuasi, jenazah anak bungsu dari sembilan bersaudara pasangan Sukar, 64 tahun dan Sukarsih, 60 tahun ini langsung dibawa pulang ke rumah duka. Pihak keluarga menolak permintaan visum di rumah sakit dengan alasan menerima kematian korban sebagai musibah.
“Dari hasil olah tempat kejadian perkara serta evakuasi di tubuh korban sama sekali tidak ada bekas tanda penganiayaan. Korban meninggal dunia murni karena tenggelam,” ungkap Kapolsek Kepanjen, Kompol Suyoto.  Menurut Sukar, ayah korban saat ditemui di rumah menceritakan, sebelum anaknya diketahui hilang tenggelam, Jumat (26/10) siang sepulang dari salat Jumat, korban yang masih pelajar kelas I SMP PGRI di Ngajum ini, sempat mengajak ayahnya untuk merumput. Namun karena kondisi masih panas, Sukar menjanjikan sore hari saja yang kemudian ditinggal tidur.
Ketika ayahnya sedang tidur inilah, Farik berangkat mencari rumput sendirian bersama Parman, pamannya. “Dia berangkat dengan pakde-nya (pamannya) karena kebetulan saat itu Parman pergi ke ladang untuk menyirami tanaman cabe. Ladang Parman sendiri tak jauh dari lokasi anak saya mencari rumput,” terang Sukar. Namun, ketika sore hari Parman pulang lebih dulu, sedangkan Farik masih mencari rumput di sekitar Sungai Metro. Diduga ketika sendirian di sungai inilah, korban melepas baju yang kemudian mandi hingga akhirnya hilang tenggelam.
Orangtua korban baru curiga ketika sampai petang pukul 18.00, korban tak kunjung pulang. Setelah dicari-cari, diketemukan pakaian, sepeda ontel serta sabit milik korban di pinggir sungai. Karena yakin kalau korban tenggelam, akhirnya peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Kepanjen dan Tim SAR.  (agp/mar)