ABG Turen Dipolisikan

TUREN – Lukman, 19 tahun, warga Desa Panjer, Turen, akhir pekan kemarin dilaporkan ke Polres Malang. Dia diperkarakan Bunga (nama samaran), 17 tahun, warga Jalan Diponegoro IV, Desa/Kecamatan Bululawang. Tuduhannya telah melakukan penganiayaan sekaligus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Kasus persetubuhan itupun saat itu langsung ditangani petugas Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang. Petugas masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi. Diperoleh keterangan, hubungan antara Lukman dengan Bunga ini adalah teman dekat. Keduanya saling mengenal setelah sering berkomunikasi lewat HP. Dari perkenalan itu, Sabtu (27/10) lalu Lukman mengajak Bunga untuk jalan-jalan ke Pantai Balekambang. Mereka janjian di gang dekat rumah korban.
Setelah bertemu, dengan dibonceng sepeda motor Bunga lalu diajak pergi ke Pantai Balekambang. Setiba di Desa Srigonco, Bantur, dengan alasan mencari jalan pintas Lukman, mengajak korban melintasi jalan hutan. Di tengah hutan, Lukman menghentikan motor. Dia beralasan istirahat dan mengajak korban ngobrol. Saat ngobrol ini, Lukman berusaha memeluk tubuh dan mencium korban. Tetapi korban yang tidak mau berusaha berontak. Namun Lukman yang terbawa nafsu, langsung marah yang kemudian memukul dan mencekik leher korban hingga tak sadarkan diri.
Saat korban tak sadar inilah, Lukman kemudian melepas celana korban yang kemudian mencabulinya. Korban sendiri, baru sadar beberapa jam kemudian. Saat sadar dia melihat kondisinya sudah telanjang. Celana jeans dan celana dalamnya sudah terlepas dan dijepitkan dibebatuan. Dia juga melihat Lukman sudah tidak ada di lokasi.  Tidak terima dengan peristiwa yang dialaminya, korban lalu melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke polisi. (agp/mar)