Dituduh Selingkuh, Hajar Istri

KEPANJEN– Apa yang dialami Slamet Hariyadi, 45 tahun ini, bisa menjadi pelajaran kita semua. Gara-gara memukuli istrinya Winarni, 40 tahun, warga Jalan Imam Bonjol, RT02 RW01, Talangagung, Kepanjen tersebut harus meringkuk di sel Mapolres Malang sejak kemarin. Dia ditahan setelah dilaporkan oleh istrinya sendiri. “Dia ditangkap di rumahnya. Penangkapan dia sendiri, karena istrinya mengalami tekanan batin setelah kejadian penganiayaan sebulan lalu itu,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah.
Diperoleh keterangan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami Winarni ini, sebenarnya sudah terjadi lama. Yakni 27 September lalu sekitar pukul 20.00. Kisahnya, malam itu korban duduk di ruang tamu sambil nonton TV, iseng-iseng membuka HP milik suaminya yang tergeletak di atas meja. Ketika dibuka, dalam kotak pesan ada SMS masuk dari seorang perempuan dengan nada mesra. Karena cemburu dan curiga suaminya selingkuh, ibu tiga anak ini langsung menanyakan kepada suaminya.
Saat ditanya itu, Slamet malah marah-marah. Dia langsung memukuli istrinya dengan kursi. Pemukulan sendiri saat itu baru berhenti setelah korban mengerang kesakitan. Mungkin karena tidak terima dengan kejadian yang dialaminya itu, selang tiga hari kemudian, atas bujukan keluarganya, penganiayaan ini dilaporkan ke polisi. “Terus terang saya sebenarnya sama sekali tidak selingkuh. Istri saya saja yang terus menuduh saya selingkuh hingga membuat saya emosi,” terang Slamet. (agp/mar)