Rem Blong Tabrak Sembilan Motor

MALANG– Diduga rem blong, truk N 8766 DD yang dikemudikan Sarebudin, 50 tahun, warga Desa Dilem RT05 RW02, Kepanjen menabrak sembilan motor yang parkir di Jalan Kolonel Sugiono  (depan KSU Delta Suryatama) Malang, kemarin. Meski tidak ada korban jiwa, namun kecelakaan ini mengakibatkan dua orang terluka. Yakni Dani Agam, 21 tahun, warga Jalan Kolonel Sugiono Gg V Malang dan Hengki, 30 tahun, warga Jalan Kolonel Sugiono Gg III Malang. Keduanya merupakan petugas parkir di depan kantor KSU. Hingga berita ini diturunkan, Hengki masih menjalani perawatan intensif, lantaran kaki kanannya patah, dan kepalanya terluka akibat terkena paku. Sedangkan Dani yang mengalami luka ringan oleh tim medis diperbolehkan pulang.
Slamet, salah satu saksi menceritakan, saat itu truk melaju dari arah utara ke selatan. Truk itu berjalan dengan kecepatan tinggi. Beberapa kali terlihat oleng  menghindari kendaraan yang ada di depannya. Hingga akhirnya Sarebudin, betul-betul hilang kendali dan membanting kemudinya ke kiri.  Seketika itu juga truk menabrak rangkaian motor parkir di areal tersebut. Dua motor masuk ke kolong truk, dan terseret laju truk. Laju truk baru berhenti setelah menabrak pot bunga di depan toko pracangan milik Heri Chandra, 62 tahun, warga setempat, dan menabrak motor Yamaha Byson N 5944 AS milik Adi Istari, warga Jalan Gadang III Malang.
Warga yang mendengar suara tabrakan cukup keras, berdatangan. Mereka kaget lantaran diantara motor yang tertabrak tersebut ada tubuh Hengki tertimbun dua motor. Melihat kondisinya yang cukup memprihatinkan, warga memberikan pertolongan dan membawanya ke RS Panti Nirmala. “Yang jelas, tadi saya duduk di bangku bersama dengan mas Hengki. Kemudian mendengar suara brak, selanjutnya saya terpental di depan toko spare part. Sedangkan mas Hengki terpental hingga di depan KSU dan tubuhnya tertimbun dua motor,” kata Dani.  Kanit Laka Lantas Polres Malang Kota, Iptu Hudi Susilo mengatakan, anggotanya masih melakukan penyelidikan. ”Kami belum bisa menentukan siapa tersangkanya, karena semuanya masih dalam penyelidikan,” tegasnya. (ira/mar)