Penjaga Rumah Ranjau Raib

PAKISAJI – Siapa pemilik dua ranjau anti personil yang ditemukan dalam rumah kosong di Jalan Raya Kebonagung Pakisaji, hingga kemarin masih misterius. Petugas Polsek Pakisaji yang menangani kasus ini masih menyelidikinya. Pasalnya, Yunus, warga keturunan India yang diketahui sebagai penjaga rumah itu menghilang. “Belum tahu, kami saat ini masih menyelidikinya. Kanitreskrim bersama anggota Reskrim masih di lapangan untuk mencaritahu keberadaan Yunus. Sebab Yunus inilah yang menjadi saksi kunci atas kepemilikan ranjau tersebut,” ungkap Kapolsek Pakisaji, AKP Ni Nyoman Sri Erfiandari.
Menurut mantan Kapolsek Gedangan ini, pasca ditemukannya ranjau dalam rumah yang dikontrakan kepada Serma Darmaji, anggota Puslatker TNI AL di Bedali – Lawang, Yunus tidak diketahui keberadaannya. Nomor ponsel yang menjadi komunikasi untuk mengetahui keberadaan Yunus, sudah tidak aktif. Apalagi selama ini, baik warga sekitar ataupun perangkat Desa Kebonagung sama sekali tidak mengetahui dimana domisili (tempat tinggal) Yunus.
“Sampai sekarang HP miliknya saya hubungi tidak aktif. Anggota masih melacak keberadaan Yunus dengan mencari keterangan saksi-saksi,” ujar Nyoman. Bagaimana dengan Abdul Razak SE, yang diketahui saudara (kakak kandung) Yunus ? Mantan KBO Reskrim Polres Malang ini, juga masih menyelidiki keberadannya. Sebab juga tidak ada satupun saksi yang mengetahui alamat tinggal Abdul Razak SE. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua ranjau anti personil yang kondisinya masih baru dan aktif, Rabu pagi kemarin ditemukan di dalam rumah kosong di Jalan Raya Kebonagung 2 Pakisaji. Ranjau dengan nomor seri 5451370 – 2.164 E dan 5451370 – 0.353 E tersebut kali pertama ditemukan oleh Serma Darmaji, anggota Puslatker TNI AL di Bedali – Lawang yang sedang membersihkan rumah. (agp/mar)