Bayi Laki-laki Dibuang di Mobil Pikap

PONCOKUSUMO – Pasangan suami istri Sugeng dan Rina warga Desa/Kecamatan Poncokusumo ini tidak menduga bakal menemukan bayi laki-laki di bak mobil pikapnya, Jum’at (2/11) malam lalu. Bayi dengan berat 2,6 kilogram dan panjang 48 sentimeter itu diperkirakan baru berusia tiga hari.
“Saat ini bayinya masih dirawat oleh Bidan di Puskesmas Poncokusumo. Usai dilaporkan ke Polsek Poncokusumo, langsung dibawa ke Puskesmas. Dan siapa pelaku yang membuang bayi itu, masih kami selidiki,” ungkap Kapolsek Poncokusumo, AKP Timbul Wahono.
Berdasarkan keterangan Timbul, Jumat malam lalu Sugeng dan Rina jalan-jalan ke Kota Malang. Mereka berangkat dari rumah mengendarai mobil pikap. Setelah keliling Kota Malang, sebelum pulang mereka mampir ke sebuah warung di sekitar Stasiun Kota Baru. Sekitar pukul 21.30 WIB setelah usai makan keduanya langsung beranjak pulang mengambil jalur pintas lewat Lapangan Rampal.
Ketika berhenti di lampu merah perempatan Jalan Panglima Sudirman Malang (simpang empat Rampal), dari kaca spion Sugeng dan istrinya melihat ada kardus di bak belakang mobil pikap mereka. Curiga dengan benda asing tersebut, keduanya memutuskan menepikan mobil dan melihat kardus tersebut.
Begitu dibuka, keduanya langsung kaget. Sebab kardus yang semula dipikir berisi sampah, ternyata di dalamnya ada bayi laki-laki yang masih hidup. Karena kaget dan merasa kasihan, Sugeng dan istrinya memutuskan untuk membawa bayi laki-laki itu pulang.
Sampai di rumah, keduanya lantas memberitahukan kepada saudara dan tetangganya. Lantaran takut nantinya dituduh macam-macam, malam itu juga penemuan bayi langsung dilaporkan ke petugas Polsek Poncokusumo. Selanjutnya, untuk memastikan kondisi bayi tersebut sehat langsung dibawa ke Puskesmas Poncokusumo.
“Untuk sementara bayi itu kami titipkan ke Bidan Puskesmas. Nantinya jika yang menemukan bayi itu mau mengadopsinya, ya harus dengan jalan prosedur yang benar,” ujar mantan Kapolsek Karangploso ini.(agp/eno)