Pemuda Pakisaji Dimassa

PAKISAJI– Adi Setiawan, warga Desa Wonokerso, Pakisaji, sejak akhir pekan kemarin meringkuk di sel Mapolsek Pakisaji. Pemuda 22 tahun tersebut, ditahan setelah tertangkap tangan mencuri tas berisi barang-barang berharga milik Rizqi Bagus Maulana, 20 tahun, tetangganya. Bahkan, sebelum diserahkan ke polisi, Adi sempat menjadi bulan-bulanan tetangganya. Sebagai barang bukti kejahatan tersangka ini, petugas mengamankan satu buah tas berisi satu set ruji sepeda motor, uang Rp 311.000, satu buah KTP, SIM, ATM serta STNK sepeda motor. “Semua barang bukti tersebut, kami amankan bersamaan dengan mengamankan tersangka. Untungnya, saat kejadian itu kami segera datang ke lokasi. Sebab jika terlambat sedikit, kondisi tersangka mungkin sudah lain,” ungkap Kapolsek Pakisaji, AKP Ni Nyoman Sri Erfiandari, kemarin.
Aksi pencurian yang dilakukan Adi Setiawan ini, berlangsung siang hari sekitar pukul 13.00. Sebelum beraksi mencuri tersangka Adi Setiawan ini berniat pergi ke rumah temannya. Dia pergi dengan jalan kaki melintas di samping rumah korban. “Saat melintas ini, tersangka melihat jendela kamar korban terbuka. Ketika diintip, dia melihat ada tas ditaruh di atas meja. Sementara korban terlihat sedang tertidur pulas,” papar perwira tersebut.  Melihat situasi sekitar rumah sedang sepi, akhirnya timbul niatannya untuk melakukan pencurian.  Dia kemudian mencari potongan bambu yang selanjutnya dibuat untuk meraih tas milik korban yang ada di atas meja. “Begitu tas berhasil diambil, tersangka lalu berusaha pergi,” terang Ni Nyoman, panggilan akrabnya.
Apes baginya. Belum sempat kabur jauh aksi tersangka ini dipergoki oleh korban yang terbangun dari tidur lalu berteriak maling. Warga sekitar yang mendengar kejadian itu, lantas mengejarnya. Begitu tertangkap, tersangka langsung dipukuli beramai-ramai. “Saya baru sekali ini mencuri. Itupun karena ada kesempatan. Rencananya, tas dan HP itu akan saya jual dan uangnya untuk makan-makan. Tetapi belum sampai menjualnya, saya sudah tertangkap,” kata tersangka Adi Setiawan. (agp/mar)