Residivis Bobol Kotak Amal

Ketahuan Lalu Dimassa
KEDUNGKANDANG–  Istanto Dwi Prasetyo, 34 tahun, warga Jalan Bendungan Sigura-Gura Blok A Malang, sore kemarin menjadi sansak hidup warga Jalan Ranugrati, Sawojajar, Malang Residivis kasus pencurian helm yang pernah ditangkap petugas Polsekta Lowokwaru tersebut, dihajar massa setelah kepergok mencuri uang dari kotak amal Musala Al Hijrah, Jalan Ranugrati Gg II Sawojajar.  Tidak hanya babak belur, akibat luka di kepalanya ini Istanto juga mengalami luka robek di kepalanya cukup parah. Ada dugaan pria yang mengaku tidak memiliki pekerjaan ini mengalami gegar otak ringan, akibat pukulan warga yang bertubi-tubi tersebut. Itu setelah petugas yang mengamankannya, Istanto beberapa kali muntah. Petugas pun membawa Istanto ke RSSA Malang untuk dilakukan perawatan.
“Kondisi tersangka sadar, dia mengalami luka robek di kepala bagian atas. Sekarang masih dibawa ke RSSA Malang untuk perawatan,” kata Kapolsekta Kedungkandang, Kompol Sutiono kemarin. Menurut dia, uang kotak amal yang dicuri jumlahnya Rp 333.100.  Terkait pencurian itu, tersangka Istanto sengaja mencari sasaran di wilayah Sawojajar. Bujangan inipun langsung masuk ke dalam Musala Al Hijrah yang kondisinya sangat sepi. Sasarannya adalah kotak amal. Namun dia tidak langsung mencongkel kotak amal. Namun melihat situasi dan kondisi sekitar musala, termasuk pura-pura hendak salat.
“Saya sempat berjalan ke belakang untuk mengambil wudhu, sekaligus mengecek kondisi musala. Dan setelah sepi saya langsung menuju tempat salat wanita, dan membongkar kotak amal yang ada di sana,” ujarnya. Dia sama sekali tidak menemui kesulitan saat membuka kotak tersebut. “Begitu tutup atasnya terbuka saya langsung menguras uang yang ada dalam kotak amal itu kemudian saya masukkan tas yang saya bawa dari rumah,” ujarnya.
Sial, saat proses memindahkan uang inilah ada salah satu warga melihat. Responnya, Istanto pun panik, terlebih warga tersebut sempat berteriak. “Kamu maling ya,’’ kata Istanto menirukan perkataan warga. Dan seketika itu juga, Istanto kabur, dengan membawa tas berisi uang curian.
Tapi sayang, upayanya itu tidak membuahkan hasil, lantaran beberapa anak kecil yang sore itu pulang mengaji beramai-ramai mengejar tersangka sambil berteriak maling. Warga yang mendengat pun ikut mengejar, dan kemudian menangkap tersangka sekitar 300 meter dari TKP. (ira/mar)