Hendak Ditangkap, Buang SS

MALANG– Seorang pengguna sabu-sabu (SS) ditangkap anggota Satreskoba Polres Malang Kota. Yakni Nur Hadi, 26 tahun, warga Jalan Ki Ageng Gribik, Malang. Pria yang baru keluar dari LP Lowokwaru karena kasus penganiayaan itu, ditangkap Rabu (7/11) malam di depan RS Lavalette Jalan WR Supratman Malang. Dari tangannya petugas mengamankan barang bukti satu plastik kecil SS.  Informasi yang dihimpun, tertangkapnya Nur Hadi ini berkat informasi masyarakat. Semula petugas mendapat informasi, jika duda satu anak ini kerap menjual sekaligus menggunakan SS. Informasi itu kemudian oleh petugas ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan.
Menyaru sebagai pengguna SS, petugas langsung menghubungi  tersangka.  “Selama satu bulan kami melakukan penyelidikan, mencari identitas sekaligus domisili tersangka. Memang tidak mudah, tapi karena terus menerus, akhirnya tersangka mau menemui anggota reskoba yang menyaru sebagai pembeli SS,” kata Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Dwiko Gunawan. Menurut dia, di depan RS Lavalette itulah ditunjuk Nur Hadi sebagai tempat transaksi. Tentu saja, petugas merespons dan langsung datang tepat waktu sesuai jam yang ditentukan tersangka. Tapi begitu, bukan untuk mengambil SS, melainkan petugas justru menangkap Nur Hadi.  
“Saat ditangkap, barang bukti ada di genggaman tangan kanan tersangka,” terangnya.
Mantan Kasatreskrim Polres Batu itu mengungkapkan, tersangka sebenarnya memiliki enam plastik SS. “Namun yang lima plastik, dibuang tersangka saat sadar bahwa yang datang adalah polisi,” tegasnya. Sementara kepada wartawan, Nur Hadi mengelak dituduh sebagai pengedar SS. Sebaliknya, dia mengatakan hanya sebagai pengguna. “Sudah tiga bulan saya menggunakan SS. Hanya untuk coba-coba saja,” katanya. Terkait dengan lima plastik kecil SS yang sengaja dibuang juga dibantah olehnya. Dia mengaku jika lima plastik kecil SS lainnya jatuh saat dikejar polisi yang mau menangkapnya. “Saya mendapat SS dari seseorang berinisial ED, warga Surabaya. Harganya Rp 2,4 juta,” pungkas dia. (ira/mar)