Pembunuhan Sumberpucung Direka Ulang

SUMBERPUCUNG– Pembunuhan sadis di kompleks lokalisasi Suko, Sumberpucung yang menewaskan Imam Jumadi, 43 tahun, warga Jalan Kopral Kabut, RT15 RW01, Dusun Pakel, Desa/Kecamatan Sumberpucung, kemarin siang direkonstruksi. Reka adegan tersebut, kemarin diadakan di TKP, tempat korban dihabisi.  Dalam adegan yang disaksikan puluhan warga itu, petugas Polsek Sumberpucung sengaja tidak mendatangkan pihak keluarga korban. Itu dilakukan karena untuk menghindari adanya aksi balas dendam dari keluarga korban. Petugas hanya mendatangkan saksi-saksi yang mengetahui persis kejadian itu. “Rekonstruksi ini, kami lakukan untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan fakta yang sebenarnya. Sekaligus juga untuk mengetahui berapa kali korban dibacok oleh tersangka,” ungkap Kapolsek Sumberpucung, AKP Budi Harianto. Dari awal hingga akhir rekonstruksi sendiri, ada 31 adegan yang diperagakan oleh tersangka Teguh Hari Purnomo alias Cengkrek, 35 tahun, warga Jalan Sumberayu, Desa Karangkates, Sumberpucung. Mulai dari pesta miras di wisma ‘Blewah Segar’, lalu dilanjut dengan cek-cok mulut masalah harga ceker ayam yang dijadikan makanan pendamping miras terlalu mahal, hingga adegan pembacokan yang menewaskan Imam Jumadi. Dimana dari rekonstruksi itu, terungkap untuk menghabisi nyawa Imam Jumadi, tersangka Teguh Hari Purnomo alias Cengkrek harus ini menebaskan 15 kali senjata pancornya ke arah tubuh korban. Paling mematikan adalah bacokan pada leher dan kepala korban. (agp/mar)