Empat Jambret Beraksi di Sawojajar

KEDUNGKANDANG– Mungkin ini menjadi peringatan bagi petugas Polsekta Kedungkandang untuk menindak tegas para pelaku kejahatan. Jika tidak, para pelaku akan terus menerus beraksi di wilayah yang kini mulai berkembang tersebut. Seperti Kamis (8/11) siang, empat jambret beraksi di Jalan Belayan Blok C4C1, Sawojajar, Bersenjatakan celurit, pelaku yang mengendarai dua motor ini membawa kabur kalung emas seberat 15 gram milik  Ila Farida Kurniawati, 31 tahun,  warga setempat. Tentu saja aksi brutal pelaku ini langsung direspon anggota Polsekta Kedungkandang yang seketika datang untuk melakukan olah TKP.
“Pelaku menggunakan dua motor, satu motor laki-laki dan satu motor bebek. Keempatnya memakai helm teropong. Mereka kabur kearah utara dan saat masih kami selidiki identitasnya,” terang Kapolsekta Kedungkandang, Kompol Sutiono dikonfirmasi Malang Post kemarin.  Sementara jambret itu sendiri terjadi saat korban sedang berdiri di depan rumahnya. Siang itu korban tidak sendirian, tapi bersama tetangganya yang akan bersama-sama melayat ke rumah warga yang meninggal. Saat sedang berdiri inilah, tiba-tiba empat pelaku datang. Modusnya sama seperti pelaku lain, salah satu pelaku lebih dulu bertanya alamat kepada korban. Namun begitu, pelaku tidak langsung pergi meskipun Ila sudah menjawab tidak tahu.
Sebaliknya, pelaku langsung menodongkan celurit, kemudian menjambret kalung yang dikenakan korban. Tidak puas hanya menarik kalung, pelaku juga menarik tas yang dibawa korban.  Melihat kebrutalan pelaku, korban sontak lari untuk menyelamatkan diri. Bersama saksi, korban masuk rumahnya. Saat itu korban melihat pelaku mengejar, bahkan saat korban sudah masuk rumah dan mengunci pitu rumahnya dari dalam, tidak menyurutkan niat pelaku untuk mengejar. Terbukti pelaku sempat beberapa kali menggedor pintu sambil berteriak agar korban keluar.
Tentu saja, teriakan tersebut tidak diindahkan oleh korban, yang memilih berada di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Korban dan saksi baru keluar dari rumah, setelah yakin pelaku betul-betul pergi. Hanya saja, keduanya tetap shok, kemudian bersama-sama mendatangi Polsekta Kedungkandang untuk melapor. “Pelaku kabur setelah ada temannya yang berteriak, informasinya mereka kabur ke arah utara,” tambah Sutiono. (ira/mar)