Pulang Kuliah, Dijambret

KEPANJEN – Penjahat jalanan alias jambret, Sabtu (10/11) malam lalu kembali membuat ulah. Pelaku yang diketahui beraksi dua orang ini, berhasil memperdayai seorang mahasiswi salah satu PTS di Kota Malang. Yakni RendytaWitrayani Setyawan, 18 tahun, warga Jalan Raya Senggreng, Sumberpucung. Tas milik korban ini dijambret saat melintas di Jalan Raya Dawuan, Desa Jatirejoyoso, Kepanjen.
Akibat kejadian tersebut, korban mengaku kehilangan beberapa barang berupa dompet berisi KTP, STNK motor, ATM serta uang Rp 150 Ribu dan satu buah charger Blackberry dan alat catok rambut berhasil dirampas pelaku. Sementara kasus penjambretan sendiri, malam itu juga langsung dilaporkan ke petugas Polsek Kepanjen.
“Saya tidak tahu ciri-ciri pelakunya. Namun setahu saya, pelakunya memakai sepeda motor Yamaha RX King,” ujar korban RendytaWitrayani Setyawan, kepada petugas saat laporan.
Informasi yang diperoleh, malam itu sekitar pukul 18.30 korban berniat pulang setelah selesai kuliah. Korban pulang sendirian dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario N 3492 DH, dari arah utara ke selatan.
Semula saat perjalanan dari Kota Malang sampai Pakisaji, korban sama sekali tidak ada merasa aneh. Baru ketika mau memasuki Kota Kepanjen, saat melintas di Jalan Raya Dawuan, Desa Jatirejoyoso, Kepanjen yang kondisinya sepi korban dipepet oleh dua pelaku yang berboncengan sepeda motor.
Begitu dekat, pelaku yang dibonceng langsung merampas tas milik korban yang ditaruh dekat kaki di bawah setir motor. Setelah berhasil, pelaku langsung kabur ke arah selatan. Korban sendiri, yang mengetahui tasnya dijambret, berusaha mengejar pelaku. Namun apesnya, korban malah terjatuh.
Tetapi untungnya, saat itu korban tidak jatuh ke kanan bersama motornya. Korban jatuh ke kiri jalan. Sebab di belakangnya ada kendaraan bus yang melintas, dan langsung menabrak sepeda motor korban. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, lalu berusaha menolong korban. Selanjutnya dengan diantarkan warga, korban melaporkannya ke petugas Polsek Kepanjen.(agp/eno)