Keluarga Mahasiswa UM Tolak Diotopsi

MALANG- Tewasnya Bayu Suryo Prasojo (18 tahun) yang tenggelam di kolam renang Lembah Dieng Kecamatan Dau Kabupaten Malang, hari  Sabtu (10/11),  terus diusut oleh  petugas Polsek Dau Kabupaten Malang. Mereka  juga telah menuntaskan pemeriksaan  kepada beberapa saksi yang menggetahui terjadinya musibah mahasiswa semester satu Teknik Otomotif Universitas Negeri Malang (UM) ini.
“Dugaaan  kami, penyebab kematian Bayu adalah murni kecelakaan. Sebab sama sekali tidak ada kejanggalan di tubuh korban. Tim  Labfor Forensik juga telah memeriksa jenazah korban. Mungkin korban memang kurang mahir berenang. Atau bisa jadi yang bersangkutan mengalami kram saat berenang,” tegas Kapolsek Dau Kompol Zain Mawardi.
Kepada Malang Post kemarin, ia menyatakan  polisi akan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan memanggil sejumlah saksi lainnya. Keterangan dari saksi lain tersebut  tetap sangat diperlukan  bila ada dugaan penyebab  lain tewasnya pemuda asal Kabupaten Trenggalek ini.
Usai dilakukan visum di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) kemarin ,  jenazah almarhum Bayu Suryo langsung dibawa keluarganya untuk dimakamkan ke Trenggalek. “Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Jadi usai dilakukan visum, jenazah langsung dibawa pulang ke Trenggalek oleh keluarganya untuk dikebumikan,” ungkap Zain.
Sebagai bentuk duka cita, pengelola kolam renang Lembah Dieng, memberikan santunan berupa uang kepada keluarga korban. “Kami tak etis menyebutkan berapa jumlah besaran santunan kepada keluarga korban. Yang penting, pengelola juga bertanggung jawab atas kejadian ini,” ungkap Usman, Manajer Lembah Dieng kepada Malang Post.
Disinggung mengenai perawatan kolam renang Lembah Dieng, Usman menjelaskan rutin melakukan perawatan. Sedangkan untuk keselamatan para pengunjung saat berenang, Usman menyatakan pihaknya selama ini selalu sangat mengutamakannya. ’’Kami juga selalu menyiagakan petugas penyelamat  dalam jumlah yang cukup banyak. Hanya saja pengunjung yang banyak, tak memungkinkan untuk mengawasinya satu per satu,“ tandas Usman.
Sehari usai kejadian tewasnya Bayu Suryo Prasojo, kolam renang Lembah Dieng masih  tetap  dibuka oleh pengelola. Bahkan,  pengunjung nampak  cukup banyak.  “Ya kolam renang tetap kita buka seperti biasanya,’’ tandas Usman. (big/nug)