Transaksi dengan Polisi, Pengendar Ganja Dibekuk

MALANG  - Perang terhadap narkoba terus dikobarkan. Diduga sebagai pengedar narkoba jenis ganja, Agni Ditiyo Wicaksono, 35 tahun, warga Jalan Ranugrati, Sawojajar, Minggu (11/11) sore lalu ditangkap anggota reskoba Polres Malang Kota.
Agni ditangkap di Jalan Danau Kerinci, Sawojajar. Dari tangannya petugas mengamankan tiga bungkus dan satu kotak bekas rokok berisi daun ganja kering. “Total dari tiga bungkus dan satu kotak tempat rokok ganja yang diamankan 292 gram,’’ terang Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Dwiko Gunawan kemarin.
Dijelaskan Dwiko, tertangkapnya Agni ini tak lain berawal dari  informasi  masyarakat. Semula petugas mendapat informasi jika Agni baru saja mendapat suplai ganja yang siap diedarkan di wilayah Kota Malang. Informasi itu seketika direspon anggota reskoba yang seketika mencari identitas sekaligus sepak terjangnya dalam dunia narkoba.
“Selama satu minggu anggota melakukan penyelidikan berkaitan dengan identitas Agni sekaligus sepak terjangnya,’’ kata Dwiko yang kemarin mempublikasikan kasus ini ke wartawan.
Setelah berjuang keras, petugas pun berhasil menemukan identitas Agni. Hingga akhirnya berpura-pura sebagai pembeli. Petugas pun menghubungi Agni, untuk kemudian diajak melakukan transaksi. Meskipun awalnya menolak, tapi beberapa saat kemudian Agni menyetujui untuk bertransaksi. “Saat itu tersangka menyebut Jalan Danau Kerinci sebagai tempat transaksi,’’ kata pria dengan tiga balok di pundak ini.
Sesuai dengan kesepakatan, petugas langsung mendatangi TKP. Petugas lebih dulu menunggu, hingga kemudian Agni datang dengan mengendarai motor. Yakin bahwa yang datang adalah tersangka, petugas pun langsung menangkapnya. “Kali pertama ditangkap kami mengamankan dua bungkus kecil dan satu tempat rokok berisi daun ganja. Baru setelah itu tersangka kami keler ke rumahnya. Dan kami menemukan satu bungkus besar ganja di dalam lemari kamar tersangka,’’ ucap mantan Kasatreskrim Polres Batu ini.
Sementara kepada petugas Agni mengatakan, dia mendapatkan barang tersebut dari temannya bernama Hadi. Sekalipun tidak menyebutkan harga ganja tersebut, namun Agni menyebutkan jika Hadi merupakan teman kuliahnya, yang tinggal di Jalan Tirto Utomo, Dau.
“Kami langsung melakukan pengembangan saat itu, tapi tidak bisa menemukan tersangka. Yang jelas saat ini alamat serta identitasnya sudah kami kantongi,’’ tandasnya.(ira/lim)