Chatalina Gymnastic Center Disatroni Pencuri

MALANG -  Chatalina Gymnastic and Fitness Center, Jalan Mojopahit  I-K, Kota Malang, Senin (12/11) siang lalu menjadi sasaran aksi pencurian. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang ini berhasil membawa kabur seperangkat komputer yang ada di areal gudang. Kendati  kerugian yang dialami tidak cukup besar namun, Yulia Wahyuning Muntri, 58 tahun, owner Chatalina Gymnastic and fitness Center, memilih melaporkan kasus ini ke Polres Malang Kota.
Kepada wartawan, Yulia menceritakan jika saat kejadian kondisi tempat usahanya itu kosong. Saat itu Puji, 25 tahun, pegawai Chatalina Gymnastic and fitness Center, keluar untuk salat, selanjutnya tidur siang. Diduga saat itulah pelaku masuk.
Pelaku yang diduga dua orang masuk melalui pintu belakang, kemudian ke gudang. Melihat ada seperangkat komputer, pelaku pun langsung mengangkutnya, dan kabur melalui jalan yang sama. “Sebetulnya di tumpukan tetras ada printer dan ada amplop berisi uang Rp 2 Juta, tapi tidak diambil. Mungkin pelakunya tidak tahu,’’ kata Yulia, sembari mengatakan jika sebetulnya gudang tersebut sebelumnya dijadikan kantin, tapi karena pengunjungnya sepi sehingga sejak empat bulan lalu kantin tersebut ditutup dan dijadikan gudang, sekaligus tempat istrirahat pegawai.
“Karena itulah ada beberapa barang yang tidak diangkut, termasuk komputer tidak dibawa ke ruangan kerja di atas, karena selain menjadi tempat istirahat, komputer itu juga kerap digunakan mainan oleh keluarga saya yang mampir ke sini,’’ kata Yulia.
Pencurian itu pertama kali diketahui Sendy 25 tahun, anaknya. Saat itu Sendy yang keliling ruangan gym curiga dengan kondisi pintu belakang terbuka. Setelah dicek, ternyata seperangkat komputer sudah hilang. “Kemarin langsung saya lapor, kami juga menyampaikan ada warga yang sempat melihat dua orang masuk ke Gym. Keduanya menggunakan jaket warna hitam dan menggunakan helm,’’ tandas Yulia.
Terpisah, Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Dwiko Gunawan membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Dan saat ini kasus pencurian itu masih ditangani anggota Satuan Resklrim. “Pelapor sudah dimintai keterangan oleh anggota dan saat ini masih dilakukan penyelidikan,’’ tandas Dwiko.(ira/eno)