Tak Diberi Uang, Istri Siri Dihajar

DAMPIT – Suhari warga Jalan Simpang Mataram Kelurahan/Kecamatan Dampit sejak kemarin harus meringkuk di balik rutan Mapolsek Dampit. Pria 53 tahun ini, dijebloskan ke dalam tahanan atas laporan penganiayaan terhadap istri sirinya, Harsini 56 tahun warga Jalan Gunung Kelop Kelurahan/Kecamatan Dampit.
“Dia (Suhari) kami tangkap di rumahnya, selang dua jam setelah kami mendapat laporan dari Harsini. Ketika kami amankan, dia sama sekali tidak mengelak tuduhan penganiayaan tersebut,” ungkap Kapolsek Dampit, AKP Indro Susetiyo.
Menurut mantan Kapolsek Singosari ini, penganiayaan yang dilakukan Suhari terhadap Harsini terjadi Senin (12/11) siang lalu sekitar pukul 12.00 dan berlangsung di dalam bedak (kios) milik Harsini di sekitar Pasar Dampit.
Ceritanya, siang itu Harsini yang sedang duduk santai di bedaknya, tiba-tiba didatangi Suhari. Bukannya memberikan uang atau sejenisnya kepada Harsini, Suhari datang-datang langsung meminta uang.
Tetapi permintaan itu Harsini tidak dituruti lantaran Suhari sudah sering meminta uang kepadanya. Tindakan Harsini membuat Suhari emosi dan langsung marah-marah. Dia lalu melayangkan pukulan ke arah wajah dan kepala Harsini hingga mengakibatkan bibirnya robek dan berdarah serta luka memar di kepala. Suhari juga berniat memukul dengan kayu, namun berhasil ditangkis oleh Harsini yang kemudian kabur.
Harsini sendiri baru kemarin pagi sekitar pukul 07.00, mendatangi Polsek Dampit dengan diantarkan keluarganya untuk laporan sekaligus dimintakan visum di Puskesmas Dampit. Dari laporan itulah, petugas seketika memburu Suhari dan berhasil menangkapnya. “Alasannya tersangka mengaku hanya jengkel saja karena tidak diberi uang,” ujar mantan Kasatlantas Polres Pasuruan ini.(agp/eno)