Polisi Bekuk Suplier Ganja di Jalan Tirto Utomo

MALANG – Anggota Reskoba Polres Malang Kota tidak butuh waktu lama menangkap Hadi Aryono 26 tahun, indekos di Jalan Tirto Utomo Kabupaten Malang. Pria yang diduga sebagai penyuplai ganja terhadap tersangka Agni Ditiyo Wicaksono warga Jalan Ranugrati Sawojajar itu, Senin (12/11) sore lalu berhasil ditangkap petugas di tempat indekosnya.
Dari tangannya petugas mengamankan barang bukti dua bungkus daun ganja kering. “Tersangka sempat kabur, tapi pas hari Senin itu ke tempat indekosnya, dan saat itu juga ditangkap anggota,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Dwiko Gunawan kepada Malang Post kemarin.
Menurut Dwiko, pria asal Cilincing, Jakarta Utara ini nekat kembali ke tempat indekosnya lantaran hendak mengambil dua bungkus ganja. Belum sempat tersangka masuk ke kamarnya, dia lebih dulu ditangkap. “Saat ditangkap tersangka kemudian di keler ke dalam tempat kosnya, dan ditemukan dua bungkus ganja kering yang diselipkan tersangka dalam majalah,” kata Dwiko sembari mengatakan saat itu Hadi sama sekali tidak melakukan perlawanan.
Bahkan saat dimintai keterangan oleh petugas, Hadi yang tubuhnya penuh tato itu juga mengaku terus terang mendapatkan ganja dari temannya di Jakarta dengan harga Rp 3.5 Juta. Rencanannya, ganja tersebut memang akan di edarkan di wilayah Malang. “Tersagka ke Malang untuk reuni,  dan kebetulan di reuni tersebut bertemu Agni,” tambah Dwiko.
Setelah reuni, pertemuan dengan Agni pun berlanjut. Bahkan, Agni sempat datang ke tempat indekos Hadi untuk mengambil barang. Memang tidak semuanya diambil, Agni menyisakan sedikit ganja, untuk dipakai Hadi. “Tidak gratis, saat itu Hadi meminta Agni memberi komisi Rp 1 Juta dari harga ganja Rp 3.5 Juta tersebut. Dan pembayaran dilakukan setelah barangnya laku, totalnya Rp 4.5 Juta,’’ tambah Dwiko. Namun begitu, sebelum barang tersebut betul-betul laku Agni lebih dulu ditangkap petugas di Jalan Danau Kerinci, Minggu (11/11) sore lalu.
“Tertangkapnya Hadi ini tak lain merupakan pengembangan dari tersangka Agni yang menyebutkan nama Hadi sebagai penyuplai ganja. Dan saat ini anggota juga masih melakukan pengembangan ini terkait penyuplai ganja terhadap Hadi yang diakui tersangka adalah orang Jakarta,’’ tandas Dwiko.(ira/eno)