Diduga Cemburu, Carok

DAMPIT–Peristiwa berdarah mengguncang warga sekitar Kampung Anyar, RT51 RW07, Dusun Lambangsari, Desa Majangtengah, Dampit, Rabu (14/11) sore. Andre alias Karihun, 31 tahun, warga Dusun Krajan, RT04 RW01, Desa Sekarbanyu, Sumbermanjing Wetan, terlibat carok dengan Mawan, 23 tahun, warga Dusun Sumbergentong, RT19 RW03, Desa Klepu, Sumbermanjing Wetan. Keduanya saling bacok, setelah berselisih paham. Akibatnya, keduanya yang sama-sama terluka harus dilarikan ke Rumah Sakit Bokor Turen.
Andre menderita luka bacok di lengah kiri, pergelangan tangan dan jari kanan serta luka bacok di punggung. Dia harus menjalani rawat inap di Ruang Anyelir kamar 206. Sedangkan  Mawan mengalami luka bacok di kepala bagian atas dan pergelangan tangan kanan.
“Untuk Mawan, usai mendapat perawatan malamnya langsung diperbolehkan pulang. Sedangkan Andre masih harus mendapat perawatan. Dan untuk kasusnya masih kami dalami. Namun untuk motif perkelahian itu, sementara karena cemburu,” ungkap Kanitreskrim Polsek Dampit, Aiptu Anwar Sidiq.
Informasi yang diperoleh, aksi carok tersebut terjadi sekitar pukul 15.30. Ceritanya, bermula dari Andre yang mencari Mawan di rumah mertuanya di Kampung Anyar, RT51 RW07, Dusun Lambangsari, Desa Majangtengah, Dampit. Andre mencari Mawan itu, karena menuduh Mawan telah membawa kabur istrinya.
Saat dicari, semula Mawan tidak ada di rumah, yang ada hanya Fitria, istri Mawan. Karena dicari Fitria, lalu menghubungi suaminya Mawan, yang saat itu sedang kerja di kebun. Begitu ditelpon, tanpa curiga Mawan lalu pulang. Ketika baru sampai rumah mertuanya, Andre yang sudah emosi langsung menyerang Mawan dengan pancor.
Beruntung Mawan yang sigap berhasil menangkis dengan tangannya. Sadar dirinya diserang, Mawan lalu masuk ke dalam rumah mengambil pancor yang kemudian saling serang. Perkelahian dengan senjata tajam itu, baru berakhir setelah keduanya sama-sama terluka dan warga berdatangan.
Karena luka yang dialami keduanya cukup serius dan mengeluarkan darah banyak, warga lantas menolong dengan melarikan ke RS Bokor Turen. Sedangkan sebagian warga lainya melaporkan ke petugas Polsek Dampit.
Sementara itu, Andre yang kemarin ditemui di RS Bokor Turen, tak mau bercerita banyak karena kondisinya masih lemah dan kepalanya pusing. Namun dia menuturkan kalau dia mendatangi Mawan itu, karena melihat sendiri istrinya dibonceng oleh Mawan.
“Saat saya ke kebun melihat Mawan membonceng istri saya. Ketika saya hentikan malah melaju kencang. Dan ketika saya pulang, anak saya menangis mencari ibunya. Dari situlah saya langsung terbawa emosi mencari Mawan,” jelas Andre, sembari mengatakan kalau kepalanya pusing dan tak mau banyak cerita.(agp/jon)