Mantan Residivis Togel Dibekuk

TUMPANG- Pernah dihukum karena masalah judi togel tahun 2005 lalu, belum membuat Muhammad Ali, 60 tahun, kapok. Faktanya, warga Desa Jeru, Tumpang ini kemarin kembali tertangkap karena kasus serupa. Dia diringkus anggota Buser Satreskrim Polres Malang sesaat melayani penomboknya. Sebagai barang buktinya, petugas mengamankan satu bolpoin, empat lembar rekapan angka judi togel serta uang sebesar Rp 75.000. Barang bukti tersebut ditemukan petugas di dalam saku celananya.
"Dia diamankan di bengkel sepeda motor miliknya. Ketika kami tangkap itu dia sudah tidak bisa mengelak karena kedapatan barang bukti," ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah. Mantan Kasatreskrim Polres Malang Kota dan Polres Batu ini, menerangkan penangkapan Muhammad Ali ini setelah adanya laporan masyarakat. Warga melapor karena resah dengan adanya judi togel. Berdasarkan laporan tersebut petugas lalu melakukan penyelidikan dan berhasil menangkapnya.
Sementara itu, dalam pemeriksaan Muhammad Ali mengelak dirinya disebut sebagai pengecer togel. Bapak dua anak ini mengatakan kalau dirinya hanya menerima titipan dari tetangganya saja. "Saya hanya dititipi tiga orang saja," ujar Muhammad Ali. Namun demikian, dia juga mengaku, bila mendapat uang tombokan sekitar Rp 100.000 setiap bukaan dan komisi 15 persen.
“Nomor dan uang tombokan saya setorkan pada Hendrik, warga Desa Jago, Tumpang. Saya sendiri jualan togel untuk tambahan mencukupi kebutuhan keluarga, sebab anak-anak saya masih kecil kelas V dan VI SD," terangnya. (agp/mar)