Teman Menjengkelkan, Dihajar Kayu

KLOJEN– Rasa kesal lantaran kerap disuruh membuat Jumali, 22 tahun, warga Jalan Klayatan I Malang betul-betul kehilangan kendali. Pria yang kesehariannya menjadi pengatur lalu lintas di Jalan Basuki Rachmad (depan Kantor Telkom) ini menghajar Slamet Riyanto, 28 tahun, warga Jalan MGR Sugiyopranoto IVD Malang hingga korban mengalami patah tulang tangan kiri, dan luka memar di sekujur tubuhnya. Sementara Slamet sendiri ditangkap anggota reskrim Polsekta Klojen, beberapa saat setelah penganiayaan ini.  Informasi yang dihimpun, penganiayaan itu terjadi Minggu (18/11) malam. Seperti biasa, Jumali berdiri di pertigaan Jalan Basuki Rachmad Malang. Saat itulah Slamet berjalan dengan temannya, menuju warnet yang ada di belakang kantor Telkom.
Melihat korban, Jumali pun emosi. Itu karena dia teringat, ulah Slamet yang suka menyuruh. “Sebelumnya saya sempat disuruh berkelahi dengan musuhnya, saya tidak mau justru dipukul,’’ kata pemuda yang kos di Jalan Gereja ini.  Karena emosi itulah, kemudian Jumali membuntuti Slamet, dan memanggilnya saat korban masuk ke warnet. “Saya langsung memukulnya beberapa kali. Selanjutnya saya lari begitu dia mau membalas,” ungkap dia. Tapi baru beberapa meter, Jumali melihat kayu, dan seketika diambilnya. Kayu itupun dipukulkan kepada Slamet berkali-kali.  “Waktu itu ada warga yang melerai, selanjutnya saya berhenti memukul,” tambah Jumali.
Kapolsekta Klojen, Kompol Eko Hengky Prasetyo mengatakan jika pihaknya langsung bergerak setelah mendapat laporan adanya kasus penganiayaan. “Kami lebih dulu datang ke TKP, untuk meminta keterangan saksi, sambil mencari identitas korban serta pelakunya. Selanjutnya meneruskan ke rumah kontrakan korban. Kebetulan di sana juga ada tersangka, sehingga langsung kami amankan,” paparnya. (ira/mar)