Ditinggal Pergi, Rumah Dikuras Maling

MALANG – Aksi pencurian kian merajalela di wilayah hukum Polres Malang Kota. Kali ini pelaku yang mengobok-obok rumah milik Abdul Wachid, 58 tahun, warga Jalan Papa Ungu Malang. Tidak hanya mengambil uang, pelaku yang beraksi Kamis (15/11) lalu ini juga membawa kabur perhiasan milik Tuti Suryani, 45 tahun, istri Abdul Wachid, hingga korban menuai kerugian mencapai Rp 1 miliar. Kasus ini sendiri oleh Abdul Wachid langsung dilaporkan ke Polsekta Lowokwaru. “Yang hilang uang serta perhiasan, juga ada beberapa benda berharga lainnya. Anggota langsung datang ke TKP, dan saat ini masih dilakukan penyelidikan sekaligus mencari identitas pelakunya,’’ terang Kapolsekta Lowokwaru, AKP Bayu Indra Wiguna kemarin.
Menurut Suhadi, sopir keluarga Abdul Wahid yang ditemui Malang Post di TKP kemarin, majikan bersama istri serta anak dan pembantunya sedang pergi ke Madura. Mereka pergi  sejak Selasa (13/11) malam lalu. Sementara selama pergi, rumah dipercayakan kepada dirinya. “Sekitar pukul 14.30 saya pergi membeli makan, dan kembali sekitar pukul 16.00,’’ kata Suhadi sembari mengatakan jika saat pergi dia tidak lupa mengunci pintu pagar dengan gembok, serta mengunci rapat seluruh pintu serta jendela yang ada di rumah majikannya itu.
Tapi alangkah kagetnya Suhadi, begitu dia pulang mengetahui pagar rumahnya dalam kondisi terbuka. Pria asal Jalan Danau Tondano Dalam, Sawojajar Malang inipun curiga, lantaran selain terbuka kondisi kunci pagarnya juga jebol.  Seketika itu juga Suhadi memanggil Munandar, 54 tahun, tetangga sebelah kanan rumah Suhadi. Munandar pun langsung datang. Pria yang baru Rabu (14/11) lalu baru mengkhitankan anaknya inipun kaget, lantaran di halaman rumah dia melihat banyak perhiasan tercecer. Curiga, Munandar pun melapor kepada Sutrisno, petugas keamanan setempat. Sutrisno langsung merespon, dengan datang ke TKP. Tapi begitu seperti Suhadi dan Munandar, dia tidak langsung masuk tapi lebih dulu menunggu di luar, hingga kemudian petugas Polsekta Lowokwaru yang dihubunginya datang. (ira/mar)