Gas Bocor, Tempat Karaoke Dilalap Api

MALANG – Karaoke Vivace Jalan Danau Toba (Ruko Sawojajar) kemarin siang terbakar. Api yang diduga berasal dari gas LPG yang bocor ini membakar beberapa ruangan di lantai satu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pukul 10.50 tersebut. Namun kerugian akibat kebakaran ini menurut pemiliknya, Heriyanto mencapai Rp 15 Juta. “Masih dirinci semuanya, tapi yang jelas kami masih lega karena tidak ada korban, baik dari pegawai maupun pengunjung karaoke,’’ kata Heriyanto kemarin.
Kebakaran terjadi sebelum karaoke beroperasi. Saat itu sekitar tujuh karyawan sudah datang, yakni Lukman, Marta, Puspa Maya, Dani, Guntur, Hendrik, dan Firman sedang melakukan persiapan. Seperti biasa, masing-masing karyawan ini berkutat dengan tugasnya masing-masing. “Saya di kasir, sementara karyawan lainnya ada di belakang, dan di atas (lantai dua) untuk bersih-bersih sebelum buka,’’ kata Puspa Maya yang kemarin tampak shock.
Sementara karyawan lain bersih-bersih dan siap-siap, Dani juga sibuk di dapur, untuk menyiapkan makanan, serta menghangatkan kaldu. Tapi saat menghidupkan kompor, tiba-tiba terdengar suara ledakan. “Suara ledakannya memang tidak besar, tapi setelah ada suara ledakan itulah kemudian ada api yang langsung menjalar ke ruangan depan,’’ kata Dani.
Tidak hanya Dani yang kaget, enam karyawan lainnya juga kaget. Terlebih saat itu api langsung menjalar ke ruangan depan. Secara spontan, para karyawan ini keluar untuk menyelamatkan diri. “Kami keluar dulu untuk menyelamatkan diri, sedangkan warga lainnya membantu memadamkan api,” kata Dani.
Api yang membakar beberapa property dalam ruangan karaoke ini tidak kunjung padam, sekalipun banyak warga yang datang membantu melakukan pemadaman. Hal ini membuat warga kawatir, apalagi api juga terus membesar. Sehingga warga pun memutuskan lapor ke Polsekta Kedungkandang, yang dilanjutkan dengan meminta bantuan kepada unit PMK Kota Malang.
Ada lima unit mobil PMK yang datang ke lokasi, untuk kemudian melakukan pemadaman dan 30 menit kemudian api padam.
Sementara Kapolsekta Kedungkandang Kompol Sutiono yang kemarin langsung datang untuk memimpin olah TKP mengatakan, tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran ini. Namun bukan berarti kemudian pihaknya diam, dan tidak melakukan penyelidikan.  Sesuai prosedur, pihaknya terus melakukan penyelidikan, termasuk mengamankan barang bukti satu tabung gas serta kompor gas yang terbakar. “Tabung yang kami amankan akan dibawa ke labfor untuk diselidiki. Apakah memang bekas kebakaran tersebut akibat kebocoran tabung gas atau ada bekas lainnya, hasil dari Labfor yang bisa menjawab,’’ tandas Sutiono.(ira/eno)