Demi Petai untuk Ibu, Tewas Tersengat Listrik

TUMPANG – Ketenangan warga sekitar Jalan Dompyong Dusun Krajan Desa Kidal Kecamatan Tumpang, siang kemarin mendadak gempar. Reaksi itu dipicu tewasnya Supani, warga sekitar yang meninggal dunia akibat tersengat arus listrik ketika mencari petai di kebun miliknya.
Jenazah korban langsung dibawa ke RS Sumber Santoso Tumpang untuk dimintakan visum. “Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi menyatakan kalau korban meninggal dunia murni karena tersengat listrik,” ungkap Kapolsek Tumpang, AKP Hartono.
Diperoleh keterangan, peristiwa yang menggemparkan warga itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Siang itu sekitar pukul 11.00 WIB Supani mengajak rekannya Agus Pujiono dan Anik Jayanti warga sekitar ke kebun miliknya. Tujuannya untuk membantu ibunya (Rukatin, 60 tahun) memanen singkong.
Setelah datang di kebun beberapa pohon singkong telah dipanen, Supani lalu diminta ibunya untuk mengambilkan beberapa buah petai. Karena diminta orangtuanya, ia langsung memanjat pohon petai. Selanjutnya dengan menggunakan galah ia memanen buah petai.
Semula saat memetik yang pertama dan kedua memang tidak masalah. Namun ketika memetik petai yang ketiga kalinya, korban yang terlalu kencang menarik galah ternyata mengenai kabel listrik PLN yang bertegangan tinggi. Akibatnya korban pun langsung tersengat listrik karena bambu yang dijadikan galah kondisinya basah.
Saat kesetrum pertama, korban masih sempat berteriak dan berusaha melepaskan galah yang dipegangnya. Namun apes, saat dilemparkan ujung galah itu masih menempel di bahu kanan hingga membuat korban kesetrum kedua kalinya, dan membuatnya kaget lalu jatuh yang kemudian tersangkut pohon.
Ibu serta saksi lain yang mengetahui langsung berteriak minta tolong hingga didengar warga sekitar. Selanjutnya dengan menggunakan tangga, warga menurunkan tubuh korban yang kemudian dilarikan ke RS Sumber Santoso Tumpang. Namun sayang sekali nyawa korban tidak tertolong. Karena dianggap kematian korban tidak wajar, warga lantas melaporkan ke petugas Polsek Tumpang.(agp/eno)