Angkut Jati Curian, Sugeng Diamankan

KALIPARE – Pembalakan kayu hutan di wilayah Kabupaten Malang terus terjadi. Selasa (23/11) malam lalu, usaha penyelundupan kayu jati ke wilayah Pasuruan berhasil digagalkan petugas gabungan Buser Polres Malang dan Polisi Hutan (Polhut). Keberhasilan itu diraih setelah petugas mengamankan Sugeng Sutrisno, 32 tahun.
Warga Dusun Kampung Baru Desa Sukowilangun, Kalipare tersebut diamankan saat melintas di Jalan Raya Talangagung, Kepanjen. Saat itu Sugeng sedang mengangkut kayu hutan hasil curian yang mau diselundupkan ke Pasuruan.
Sebagai barang buktinya, petugas mengamankan 240 batang kayu jati bentuk glondongan dengan ukuran 1 – 2 meter dengan diameter 10 – 19 sentimeter. Dan satu unit kendaraan truk N 8463 UE yang digunakan untuk mengangkut kayu hutan.
“Sugeng yang kami tangkap itu hanya sopirnya saja yang disuruh mengangkut kayu. Sedangkan pemiliknya yang diketahui bernama Tugi, warga Desa Sukowilangun – Kalipare, masih DPO,” ungkap Tekat, Asisten Perhutani (Asper) PKBH Sumberpucung, yang ikut melakukan penangkapan saat ditemui di Polres Malang, kemarin.
Menurut Tekat, kayu jati tersebut dicuri di hutan RPH Sukowilangun Kalipare petak 76 dan 80. Kayu yang berbentuk glondongan itu diduga dicuri pada tengah malam saat lengah dari pengawasan petugas Perhutani.
“Di wilayah itu, memang sudah beberapa kali terjadi pencurian kayu. Namun baru Selasa malam lalu pencurian kayu itu berhasil kami gagalkan dengan bantuan petugas Reskrim Polres Malang. Dan di wilayah Kalipare sendiri luas hutannya itu ada sekitar 2640 hektare. Dengan jumlah personil di PKBH Sumberpucung yang hanya 14 orang, jadi tidak bisa seluruhnya mengawasi hutan seluas itu,” terang Tekat.
Sementara, penangkapan Sugeng bermula saat petugas Polhut mendapat informasi adanya pencurian kayu hutan. Berdasarkan laporan itu, bersama petugas Buser Polres Malang langsung melakukan patroli. Ketika melintas di Jalan Raya Talangagung, Kepanjen petugas mencurigai truk mengangkut kayu yang dikemudikan Sugeng.
Dicurigai kayu yang diangkut itu hasil curian, petugas langsung menghentikan. Ternyata benar, ketika ditanya surat-surat kepemilikan kayu, Sugeng tidak bisa menunjukkannya yang kemudian langsung digelandang ke Mapolres Malang.(agp/eno)