4 Mobil - 4 Motor Tabrakan Karambol

BATU -Tabrakan karambol terjadi di perempatan Jalan Imam Bonjol (Batu Town Square) Kota Batu, kemarin. Kecelakaan itu melibatkan empat kendaraan roda empat dan empat kendaraan roda dua. Salah satu kendaraan yang terlibat adalah mobil dinas milik anggota DPRD Hari Suryanto dari Partai Perjuangan Indonesia Baru (PIB).
Celakanya, diduga, mobdin anggota dewan bertubuh kurus itu, diduga menggunakan plat nomor hitam dari yang seharusnya merah. Namun pihak pengguna, tampaknya berusaha menutupi jatidirinya dengan menyembunyikan plat nomor. Hari sendiri tampak tertutup ketika ditanyai Malang Post saat berada di tempat kejadian perkara (TKP).
‘’Saya anggota dewan. Ini tadi yang pakai anak saya, rencana mau jemput di gedung dewan,’’ aku anggota dewan yang beralamat di Dusun Wonorejo RT 6 RW 13 Desa Tulungrejo Bumiaji itu.
Ketika ditanya dimana anaknya, dia mengaku bahwa sang anak masih mengambil SIM di rumahnya. Saat disinggung nama lengkapnya, pria ini juga enggan mengungkap identitasnya. Kemudian buru-buru menghindar dari Malang Post.
Mobil yang terlibat dalam kecelakaan itu yakni, pick up AG 8074 ML, sedan Charade Classy nopol N 1748 BR, mobdin Xenia Family dan avanza merah N 1801 KD. Selain itu juga ada empat sepeda motor yang jadi korban. Diantara lain Honda Supra N 2291 KY, Supra fit N 6539 DJ serta sepeda motor warna hijau N 5553 LB milik PNS Pemkot Batu.
Kronologisnya, sejumlah kendaraan tengah berhenti karena lampu merah di perempatan Imam Bonjol. Sekitar pukul 16.15, tiba-tiba dari jalur atas, Pick up AG 8074 ML yang dikemudikan Siswanto warga RT 1 RW 5 Desa Satrian Kanigoro Kabupaten Blitar meluncur dengan deras. Diduga, pickup L300 ini remnya blong.
‘’Di depan saya, tiba-tiba mobil dinas itu ngerem mendadak, kemudian saya tabrak,’’ elak Siswanto yang sedang mengirim pakan sapi itu.
Namun, menurut keterangan saksi, pickup itu lepas kendali sejak dari jalur atas. Bahkan sang sopir (Siswanto) sempat berteriak agar pengguna jalan minggir. Karena tak terkendali, Siswanto menabrak sedan charade. Sedan itu kemudian menubruk papan reklame milik Toko buah Istana Pojok sehingga rusak berat.
Sedangkan pickup masih melaju menabrak mobil dinas. Secara karambol mobil dinas menabrak Avanza merah, kemudian sepeda motor. Charade rusak parah bagian depan dan belakang, xenia kaca belakang pecah dan penyok bagian depan. Avanza hanya ringsek bagian belakang, adapun pikup bodi depan ringsek dan kacanya pecah.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, sejumlah pengemudi sepeda motor hanya luka lecet. Adapun pengemudi Charade Classy, Itok (sopir) bocor kepalanya. Istri Itok bernama Yayuk shock dan nyaris pingsan di lokasi. ‘’Itok itu guru SD di Pujon, istrinya Yayuk karyawan saya di makanan ringan Malang Sari, dia baru saja dari pabrik saya,’’ aku Ngatimin warga Imam Bonjol nomor 61.
Elis Kurniawati (35 tahun) pemilik Toko Buah Istana Pojok mengaku juga akan meminta ganti rugi dari sopir pickup. Dia melihat sendiri, rangkaian kecelakaan itu disebabkan oleh pickup sehingga menyebabkan board reklame miliknya berantakan ditabrak charade.
‘’Yang salah yang pick up, dari atas si sopir sudah teriak awas minggir, kayanya remnya blong,’’ ujarnya.
Kata dia, pick up terus melaju meskipun saat itu charade sudah berada dipinggir trotoar. Saat kejadian itu terjadi dirinya melihat langsung dari pinggir jalan.
‘’Yang ditabrak pertama sedan charade, terus nabrak mobil dinas baru nabrak xenia merah,’’ terangnya.
Nurbianto salah satu korban kecelakaan itu tengah naik sepeda motor bersama istrinya Ari Lestari. PNS Dinas Sosial Pemkot Batu ini baru saja menjemput istrinya Ari Lestari dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
‘’Kejadiannya cepat, motor kami rusak, istri saya hanya lecet,’’ akunya.
Sementara itu,  Kasat Lantas Polres Batu AKP I Gusti Made Merta menganjurkan agar masalah itu diselesaikan secara musyawarah. Mengenai mobil dinas yang diduga memakai plat hitam, pihaknya akan menindaklanjuti. Pihaknya tidak membedakan baik itu mobil dinas maupun pribadi tetap akan diperiksa.
‘’Musyawarahkan saja dulu, kita akan tindak lanjuti untuk itu mobil plat merah yang diduga pakai plat hitam,’’ akunya. (ary/avi)