Warga Libya Bekuk Pencuri

LOWOKWARU– Dua kali mendekam di balik jeruji besi, ternyata tidak membuat Ramli Lubis, 25 tahun, warga Jalan Sukun Sidomulyo RT09 RW07 Malang berhenti melakukan tindak kriminal. Terbukti, pria yang mengaku tidak memiliki pekekerjaan ini kembali berurusan dengan pihak yang berwajib. Dia ditangkap, lantaran mencuri laptop Acer milik Asghaiyer Mohammadas Ghaiyer, 26 tahun, kontrak di Perum Griyashanta Blok A Malang. Sebagai barang bukti, petugas mengamankan satu unit laptop merek Acer, satu tas laptop serta satu unit motor Yamaha Vega N 2873 BH yang digunakannya untuk melakukan pencurian.  “Tersangka kami kenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” kata Kapolsekta Lowokwaru, AKP Bayu Indra Wiguno.
Menurut mantan Kasatreskrim Polres Malang tersebut, pencurian itu terjadi Rabu (21/11) pagi lalu. Saat itu sekitar pukul 06.30, Ramli lebih dulu mengantarkan adiknya ke sekolah. Namun begitu, pria yang Mei 2012 lalu ditangkap petugas karena kasus pencurian laptop ini tidak langsung pulang, melainkan jalan-jalan untuk mencari sasaran. Saat itu dengan mengendarai motor Yamaha Vega, Ramli menuju pun Perumahan Griyashanta.  Setelah beberapa kali berputar, Ramli kemudian berhenti di depan rumah Blok A. Selanjutnya dia masuk ke rumah yang pintu pagar dan pintu depannya tidak terkunci.  “Saat saya masuk melihat ada laptop di atas lantai, langsung saya ambil,” kata Ramli.
Sebelum kabur, Ramli lebih dulu masuk salah satu kamar, dan menemukan tas laptop, yang kemudian diambil juga untuk dipakai membawa laptop.  Apes, begitu keluar dari kamar, Asghaiyer muncul. Warga Libya yang saat ini menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya (UB) kaget melihat Ramli keluar dari kamarnya. Asghaiyer pun curiga, sehingga begitu melihat Ramli berusaha kabur korban pun sigap, dan langsung menangkapnya. Asghaiyer pun membawa Ramli ke satpam, selanjutnya menyerahkannya ke Polsekta Lowokwaru berikut dengan barang buktinya. (ira/mar)