Tukang Pijat Tewas Hanyut

KEPANJEN- Masih ingat mayat wanita yang ditemukan di pinggir Sungai Brantas, Desa Sumber Petung, Kalipare,Senin (21/11) lalu? Polisi akhirnya berhasil mengidentifikasinya. Wanita itu bernama Sriatin 58 tahun, warga Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Menurut Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah, diketahuinya identitas mayat itu, setelah ada pelaporan orang hilang di kantor Polsek Blimbing. “Begitu ada informasi laporan orang hilang, si pelapor langsung di bawa ke kamar mayat RSSA, untuk mengenali ciri jenazah itu,” ucapnya.
Setelah pelapor dibawa ke kamar mayat RSSA, ternyata jenazah wanita yang diketahui sebagai tukang pijat itu, benar adalah korban hilang yang dilaporkannya. Diketahui juga pelapor yang bernawa Hadi Irawan 28 tahun, sebagai anak dari Sriatin, mayat wanita yang ditemukan di pinggiran Sungai Brantas itu. “Menurut pengakuan anak korban, ibunya hilang sejak hari Senin (20/11) siang. Saat Sriatin pergi, katanya memang hujan deras. Korban pamit untuk memijat tetangganya, yang menyebrang sungai Brantas di belakang rumahnya,” beber AKP Decky Hermansyah.
Saat menyebrang sungai di belakang rumahnya tersebut, diduga Sriatin terpelesetdan terseret arus yang deras. Decky menjelaskan, menurut hasil otopsi  yang dilakukan oleh tim forensik Polres Malang, luka lebam yang terjadi membekas ditubuh mayat itu, akibat benturan selama korban terhanyut di sungai. “Untuk sementara ini, diduga lebam maupun luka yang membekas di tubuh jenazah itu, bukan akibat dari tindakan kekerasan. Menurut laporan dari tim SAR, sepanjang aliran Sungai Brantas ini, memang banyak bebatuannya,” tutup mantan Kasatreskrim Polres Batu ini. (big/mar)