Warga Temukan Truk Rampokan

DAMPIT – Truk kontainer, L 8058 NL yang sebelumnya dirampok di wilayah Surabaya, Jumat malam lalu ditemukan di Jalan Raya Desa Amadanom, Dampit. Truk tersebut ditemukan setelah selama tiga hari di parkir di pinggir jalan raya tanpa ada pemiliknya. Ketika ditemukan, di dalam truk itu masih ada kunci kontak, STNK serta buku kir. “Karena lokasi perampokannya di wilayah Surabaya, truk kontainer tersebut tadi (kemarin, red) langsung dibawa ke Surabaya. Kami hanya ketepatan penemuannya saja,” ungkap Kapolsek Dampit, AKP Indra Susetiyo.
Mantan Kapolsek Singosari ini mengatakan, penemuan truk kontainer itu bermula dari kecurigaan warga sekitar dengan keberadaan truk itu di pinggir jalan. Warga curiga karena truk itu selama tiga hari tidak ada yang memiliki. Lantaran dicurigai sebagai kendaraan hasil kejahatan, warga lalu melaporkannya ke petugas Polsek Dampit. “Berdasarkan laporan itu, kami langsung ke lokasi. Dan ternyata benar ada truk tak bertuan yang di parkir di pinggir jalan,” ujar mantan Kasatlantas Pasuruan ini.
Dari temuan itu, lanjutnya, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Polsek dan Polres jajaran. Ternyata diketahui kalau truk container itu sebelumnya telah dirampok pada Selasa (20/11) malam lalu di Asem Rowo wilayah Perak – Surabaya. Kronologis perampokan sendiri, bermula dari truk kontainer itu keluar dari depo gudang cengkeh di Perak. Truk sendiri pada saat itu sedang mengangkut batang cengkeh. Ketika truk melintas di perempatan Perak, ada dua orang yang menumpang. Dan ketika truk masuk di tol Dupak, kembali naik satu orang lagi.
Begitu sesampainya di Asem Rowo, ketiga penumpang yang diketahui pelaku itu langsung meminta sopir truk untuk berhenti. Setelah berhenti, ketiganya lalu mengancam dan memukuli sopir serta kenek truk. Setelah sopir dan kenek berhasil dilumpuhkan, truk dikuasai dan mereka membawa sopir dan kenek ke arah Pasuruan.
Ketika di tengah jalan yang sepi, para pelaku ini lalu memindah sopir dan kenek truk ke mobil Isuzu Phanter dan Suzuki APV milik pelaku yang mengikuti dari belakang. Setelah dipindah, truk lalu dibawa kabur dan baru ditemukan Jumat malam di Jalan Raya Desa Amadanom – Dampit. “Saat ketemu itu, batang cengkeh dalam container sudah tidak ada,” kata Indro. (agp/mar)