Frustasi, Pilih Gantung Diri

PAGELARAN – Warga sekitar Desa Brongkal, Pagelaran, akhir pekan kemarin digemparkan dengan aksi nekat Ari Dwi Prasetyo, warga setempat. Pemuda berusia 20 tahun ini, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamarnya. Diduga aksi tersebut dilakukan karena korban frustasi. “Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan evakuasi di tubuh korban sama sekali tidak ada bekas tanda kekerasan. Korban meninggal dunia murni karena gantung diri,” ungkap Kapolsek Pagelaran, AKP Karmidi. Diperoleh keterangan, peristiwa yang menggemparkan warga itu, terjadi sekitar pukul 14.00.
Ceritanya, sebelum ditemukan gantung diri ini, korban terlihat merenung. Orangtua korban yang khawatir, mencoba menanyakan penyebabnya. Namun korban sama sekali tidak menjawab dan memilih masuk ke dalam kamar untuk mengurung diri. Saat masuk kamar itu, orangtua korban sama sekali tidak curiga. Kecurigaan mulai ada ketika sampai siang korban tidak kunjung keluar rumah. Mardiah, 35 tahun dan Lasianto, 40 tahun, yang saat itu sedang makan mencoba memanggil korban untuk diajak makan. Namun berulang kali dipanggil sama sekali tidak ada jawaban.
Lantaran curiga, kedua orangtua korban mencoba masuk ke dalam kamar. Saat itulah diketahui kalau tubuh korban sudah tewas menggantung. Keduanya pun langsung berteriak histeris hingga mengundang warga sekitar. Karena warga menganggap kematian korban tidak wajar, lantas melaporkannya ke petugas Polsek Pagelaran. “Menurut keterangan orangtua korban dan saksi, percobaan bunuh diri yang dilakukan korban bukan yang kali pertamanya. Sebelumnya korban juga pernah mencoba bunuh diri dengan menenggak obat nyamuk. Namun berhasil digagalkan oleh keluarganya. Apa alasan korban bunuh diri sendiri, keluarga juga tidak mengetahui karena selama ini korban dikenal pendiam,” terang Karmidi. (agp/mar)