Dua Penogel Tertangkap

MALANG– Pengecer judi toto gelap (togel) terus menjadi incaran polisi. Akhir pekan kemarin, dua pengecer judi kupon putih itu berhasil diamankan aparat kepolisian. Yakni Ngatiyem, 42 tahun, warga Dusun Ampelantuk, Desa Sukodadi, Wagir dan Supeno, 60 tahun, warga Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Gedangan. Nyatiyem, ditangkap petugas Reskrim Polsek Wagir di rumahnya sesaat setelah melayani penombok judi togel. Dari tangannya, barang bukti yang diamankan adalah satu buah bulpoin, satu lembar rekapan togel dan uang Rp 135.000.
“Tersangka Ngatiyem kami tangkap setelah mendapat informasi dari warga sekitar kalau dia mengecerkan judi togel. Dan karena tersangkanya perempuan, sedangkan di Polsek Wagir tidak ada tahanan khusus wanita, usai kami periksa dia langsung kami titipkan di Mapolres Malang,” ungkap Kanitreskrim Polsek Wagir, Aiptu Umar.
Begitu juga dengan Supeno. Dia ditangkap petugas Reskrim Polsek Gedangan di rumahnya usai melayani penombok judi togel. Barang bukti yang turut diamankan darinya adalah satu bendel kupon judi togel, bulpoin serta uang tunai sebesar Rp 200.000. Kapolsek Gedangan, AKP AZ Daud Patty, mengatakan bahwa Supeno ini sudah lama menjadi incaran polisi. Namun ketika akan ditangkap dia selalu lolos karena tidak adanya barang bukti. Baru akhir pekan kemarin, ketika Supeno baru melayani salah satu penomboknya petugas langsung menangkapnya.
Dihadapan penyidik saat diperiksa, Supeno mengaku kalau pendapatan hasil jualan togel tiap kali bukaan sekitar Rp 300.000 dengan komisi sebesar 20 persen. Hasil jualan togel sendiri, dikatakannya disetorkan kepada seorang pengepul warga Gedangan. “Pengepulnya masih kami buru. Dan pengakuan tersangka Supeno sendiri, dia sudah dua bulan ini jualan togel. Hasil jualan togel itu dikatakan untuk tambahan mencukupi kebutuhan keluarga,” terang Patty. (agp/mar)