Perhiasan Emas dan Liontin Dirampok

PAKIS – Jangan mudah percaya dengan tamu yang tak dikenal kalau tidak mau bernasib sama seperti Suwarni, 47 tahun, warga Jalan Subali VI, Desa Mangliawan, Pakis akhir pekan kemarin. Kalung serta gelang emasnya raib setelah dirampas dua pria yang datang ke rumahnya. Akibat kejadian tersebut, korban mengaku menderita kerugian sekitar Rp 42 juta. Sementara kasus perampasan itu sendiri, saat itu oleh korban langsung dilaporkan ke petugas Polsek Pakis. “Masih kami selidiki,” ungkap Kapolsek Pakis, AKP Gatot Setiawan. Diperoleh keterangan, peristiwa yang dialami oleh Suwarni ini, terjadi sekitar pukul 10.15. Saat kejadian itu, korban sedang berada di rumah sendirian. Ketika sedang asyik duduk di ruang tamu, tiba-tiba ada suara orang lagi-lagi datang yang mengetuk pintu pagar depan.
Kepada korban, dua pria yang diketahui berboncengan sepeda motor ini, mengaku sebagai teman suami korban dan minta untuk segera dibukakan pintu. Sebelum membukakan pintu pagar, sebetulnya korban sudah merasa curiga dengan gelagat pelaku. Namun korban tetap saja mendekati pintu pagar dan membukakan. Ketika korban mendekat dan membuka pintu inilah, salah satu pelaku langsung merampas kalung emas yang digunakan korban. Kalung itu seberat 20 gram beserta liontin seberat 5 gram. Pelaku juga mengeluarkan senjata tajam celurit yang kemudian mengancam korban untuk tidak berteriak apalagi melawan.
Setelah korban terdiam, pelaku ini langsung meminta paksa korban untuk melepas dua gelang emas yang juga dipakai. Masing-masing beratnya 45 gram dan 11 gram. Meski berat hati, namun karena nyawanya terancam, korban memilih memberikan gelang emasnya.  Begitu mendapatkan barang berharga yang diincar, pelaku langsung kabur dengan berboncengan sepeda motor Suzuki Satria FU. Tak lama setelah pelaku kabur ini, korban lalu menghubungi suaminya yang selanjutnya diteruskan melapor ke petugas Polsek Pakis. (agp/mar)