Protolan Mahasiswa ITN Dibekuk

Obok-Obok Indomaret
MALANG– Bambang Setyo Agung, 28 tahun, warga Desa Brambangan RT03 RW01, Kesamben, Blitar terpaksa berurusan dengan polisi. Protolan mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang ini ketahuan mencuri beberapa barang di Indomaret Jalan LA Sucipto Malang, Minggu (25/11) malam. Dari tangannya, petugas mengamankan barang bukti tiga buah Ponds Lightening Facial Foam, dua buah Citra Hazeline Bubuk Mutiara Cina, dan satu sisir warna pink. “Barang bukti tersebut ditemukan pegawai Indomaret di dalam tas tersangka,” tutur Kapolsekta Blimbing, AKP Rofiq Ripto Himawan. Dijelaskan mantan Kasatreskrim Polres Lamongan ini, untuk mengelabui karyawan Indomaret, bapak satu anak tersebut memilih beberapa makanan ringan yang dibeli.
Begitu karyawan Indomaret dianggap lengah, dia pun memasukkan barang-barang curiannya ke dalam tas yang dibawanya. Setelah itu, dia menuju kasir untuk membayar makanan yang diambilnya. Pencurian ini nyaris sukses jika saja Arif Achmadi, 21 tahun, seorang pegawai Indomaret melihat rekaman CCTV yang menunjukkan Bambang, panggilan tersangka memasukkan barang-barang itu ke dalam tasnya. “Setelah tersangka keluar dari pintu Indomaret, barulah beberapa karyawan mengamankannya,” ucap Ripto, sapaan akrab perwira ini. Saat diamankan, Bambang sempat mengelak tuduhan melakukan pencurian.
Bahkan dia menantang Arif  untuk membuktikan. Tantangan itupun ditanggapi Arif dengan menggeledah tas ransel yang dibawa Bambang. Saat itulah, barang-barang yang dicuri ditemukan. Bersama barang buktinya, saat itu juga Bambang diserahkan ke Mapolsekta Blimbing.  Kepada wartawan, Bambang mengaku jika barang curiannya akan dijual dan uangnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. “Saya butuh uang untuk susu anak saya,” kata pemuda yang membuka bisnis multi level marketing DBS ini.
Hajar Pencuri Helm
PENGUNJUNG Gemebyar Bumi Kanjuruhan di Kepanjen, Minggu (25/11) malam juga ngamuk. Mereka menangkap dan menghajar seorang pencuri helm merek INK. Yakni Iwan Harianto alias Juwan, 21 tahun, warga Dusun Kandangan, Desa Gondanglegi Kulon, Gondanglegi. Setelah kondisinya babak belur, bersama barang buktinya tersangka langsung diserahkan ke Polres Malang. “Kebetulan lokasi kejadiannya tak jauh dari Polres Malang. Begitu ada laporan orang dihajar massa, langsung kami amankan. Namun kondisinya sudah babak belur,” kata Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah.
Dijelaskannya, Iwan dan dua temannya Adi dan Gilang, warga Desa Karangasem, Gondanglegi berangkat dari rumah dengan tujuan melihat acara Gemebyar Bumi Kanjuruhan.  Tiba di lokasi, Iwan berpisah dengan dua temannya. Dia memilih jalan kaki melihat stand-stand jajanan kuliner yang berjajar di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kepanjen.
Sekitar setengah jam berjalan, persis di sebelah utara Mapolres Kepanjen, dia melihat ada helm INK yang ditaruh di atas setir motor. Karena saat diawasi motor yang diparkir tersebut tidak ada pemiliknya, akhirnya timbul niatan Iwan untuk mencuri. Begitu dekat, Iwan lalu mengambil helm yang kemudian berniat kabur. Namun sayang, belum sempat kabur jauh aksinya dipergoki oleh salah satu warga yang langsung meneriaki maling. Warga lainnya yang mendengar lalu menangkap dan menghajar Iwan beramai-ramai.(ira/agp/mar)