Residivis Curanmor Babak Belur

JOMBANG- Residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Suyanto alias Kenting, 22 tahun, babak belur dihakimi massa. Warga Dusun Lebo, Desa Madirejo, Pujon ini kepergok menggondol motor di wilayah Kecamatan Wonosalam, Jombang, Senin (26/11) malam. Untungnya, dia segera diamankan petugas agar tak bertambah parah. Saat diamankan petugas, diketahui kalau merupakan residivis yang baru saja bebas dari LP Lowokwaru dalam kasus yang sama. Aksi tersangka berawal ketika korban, yakni Bejo, 44 tahun, asal Desa Putuk, Kandangan, Kediri, berkunjung ke seorang rekannya di Dusun Gotehan, Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam, sekitar pukul 19.00.
Korban mengendarai motor Honda Vario, L 4039 HU. Saat tiba disana, korban lupa melepas kunci kontak, usai memarkirkan motornya. Tak lama kemudian, muncul pelaku yang langsung menggondol motor korban. Bersamaan itu, korban memergokinya. Dengan dibantu rekannya, dia berusaha mengejar pelaku. Selama pengejaran, korban tak henti-hentinya berteriak maling-maling. "Warga yang tahu segera lapor polisi, dan kami upayakan pengejaran juga, serta minta bantuan polsek terdekat untuk penghadangan," jelas Kapolsek Wonosalam, AKP Yogas.
Akhirnya, tiba di kawasan Desa Karangan, Kecamatan Bareng, pelaku terkejar dan berhasil dihentikan. Tanpa ampun, sejumlah warga yang membantu menghadang menghajarnya hingga babak belur. Untungnya, beberapa anggota polsek segera mengamankan pelaku. "Kita masih mengembangkan kasusnya, karena kemungkinan besar pelaku juga melakukan aksinya di tempat lain," pungkas Yogas. (bj/mar)