Lubang Jalan ’Makan’ Ban Truk

MALANG – Kekawatiran warga Jalan Sutan Sahrir Gg Ksatria, Kelurahhan Sukoharjo, Klojen tentang lubang berdiameter lebih dari satu meter yang ada tepat di pintu masuk gang kemarin terbukti. Kemarin salah satu ban truk nopol N 8728 DE yang mengangkut batu bata masuk ke dalam lubang sedalam 70 centi tersebut. Praktis, truk yang dikemudikan oleh Mudi, 40 tahun, warga Dampit ini pun harus berhenti dengan posisi miring.
Sutedjo Ketua RW05, Kelurahan Sukoharjo mengatakan jika ini bukan kali pertama ada kendaraan yang masuk ke lubang tersebut. Beberapa hari sebelumnya, juga ada pengendara motor yang terluka setelah roda motornya masuk di lubang yang berada tepat di atas saluran air tersebut. “Kemarin juga ada pejalan kaki yang terluka, karena masuk ke lubang itu,’’ kata Sutedjo.
Pria yang juga memiliki toko di Jalan Sutan Sahrir ini mengatakan jika lubang itu ada sejak satu bulan lalu. Awalnya, lubang tersebut kecil atau berdiameter sekitar 30 centimeter saja, dengan kedalaman sekitar 10 centimeter. Namun begitu karena terus dilewati, lubang tersebut kemudian menjadi besar, dan dalam. Tentu saja, hal ini membuat warga sangat resah, apalagi di gang tersebut menjadi pintu keluar masuk warga baik itu berjalan kaki maupun berkendara.
“Sebetulnya saat lubangnya masih sangat kecil saya langsung melapor ke dinas PU, dan oleh Dinas PU dilempar ke Bagian Binamarga. Tapi begitu, laporan saya ini tidak diindahkan dan tidak ada penanganan sama sekali. Hingga sekarang lubangnya menjadi besar,’’ kata Sutedjo dengan nada kecewa.
Sementara itu, kemarin warga juga bahu membahu menurunkan batu-bata tersebut dari bak truk, selanjutnya, setelah kondisi bak truk kosong, warga pun secara manual mendorong bodi truk. Hasilnya sekitar tiga jam, truk itupun dapat dievakuasi. “Saya tadi dari Turen, rencananya mengantar barang ke salah satu rumah yang sedang membangun. Dan saat truk melaju mundur, salah satu bannya justru masuk lubang,’’ kata Mudi. Tapi begitu, Mudi mengaku bersyukur, karena kecelakaan tersebut dirinya tidak terluka. (ira/eno)