Nyabu, Bapak Dua Anak Diringkus

MALANG – Satu lagi pengguna narkoba jenis sabu-sabu (SS) berhasil diamankan anggota reskoba Polres Malang Kota. Adalah Helmi Yusakh 35 tahun kontrak di Jalan Simpang Danau Tondano, Sawojajar.
Bapak dua anak ini ditangkap petugas di rumahnya kemarin malam. Sebagai barang bukti petugas juga mengamankan satu kantong klip sabu-sabu seberat 0.5 gram. “SS tersebut ditemukan anggota di dalam bungkus rokok gudang garam yang ada di saku celana bagian depan kanan,’’ terang Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Dwiko Gunawan kemarin.
Dwiko, menjelaskan tertangkapnya Helmi ini tak lain berawal dari informasi masyarakat sekitar. Semula petugas mendapat informasi jika Helmi kerap mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. “Informasi tersebut kemudian ditindak lanjuti petugas dengan melakukan penyelidikan,’’ kata Dwiko.
Selama dua minggu petugas melakukan penyelidikan, dan hasilnya diketahui jika Helmi menyimpan narkoba jenis SS. Sehingga Selasa (20/11) malam lalu tersangka ditangkap di rumahnya. “Saat ditangkap tersangka sedang berada di konter HP yang terletak di depan rumahnya,’’ tambah pria dengan tiga balok di pundak ini.
Saat ditangkap, Helmi sempat mengelak dirinya memiliki SS. Namun begitu, Helmi terdiam seiring dengan ditemukannya satu klip SS di saku celana tersangka. Malam itu juga Helmi digiring petugas menuju Polres Malang Kota.
Sementara kepada petugas, Helmi selalu berbelit saat petugas menanyakan identitas penyuplai SS kepadanya. Bahkan, kepada petugas, Helmi mengaku jika SS tersebut didapatnya dari temannya yang rumahnya tidak jauh dari kontrakannya Oktober lalu. Awalnya ia membeli SS seberat satu gram, kemudian sedikit demi sedikit digunakan dan sisanya 0.5 gram.
Bukan itu saja, Helmi juga mengatakan jika tidak ada satupun anggota keluarganya yang mengetahui dirinya menggunakan SS. Itu karena dia tidak pernah menggunakan SS di tempat terbuka. “Saya menggunakan SS di kamar mandi rumah kontrakan, sendirian. Tidak ada satupun keluarga yang tahu,’’ kata Helmi sembari mengatakan dirinya terpaksa menggunakan SS untuk menguatkan stamina.
Helmi juga mengaku jika dirinya mengenal SS sejak Agustus lalu. Berawal dari dikenalkan temannya. Selanjutnya, Helmi ketagihan, dan kemudian membeli sendiri SS kepada temannya itu. “Sebelumnya saya suka mengkonsumsi minuman keras, kemudian beralih ke SS setelah dikenalkan teman,’’ tandas Helmi yang mengaku sangat menyesal, lantaran perbuatannya itu dia harus meringkuk di ruang tahanan Polres Malang Kota.(ira/eno)