Mau Melayat, Kalung Dijambret

WONOSARI – Belum terungkap pelaku dua  penjambretan di Kecamatan Wajak dan Wagir Selasa (27/11) lalu, kemarin pagi kejahatan serupa kembali terjadi. Kali ini Darminten, yang menjadi korbannya. Wanita berusia 60 tahun ini, dijambret kalungnya saat di pinggir Jalan Raya Desa Plandi Wonosari di depan rumahnya.
Akibat kejadian tersebut, Darminten harus merelakan kalung emasnya seberat 8 gram raib dibawa kabur pelaku. Sementara Sutris 60 tahun, tetangganya yang saat itu mau menolong korban, justru terkena bacokan pelaku. Punggung Sutris robek akibat tebasan senjata tajam jenis celurit.
Kasus perampasan langsung ditangani petugas Polsek Wonosari. “Untuk pelakunya masih kami selidiki. Saat ini kami masih memeriksa saksi-saksi. Dan untuk Sutris yang dibacok, usai dirawat di RSUD Kanjuruhan Kapenjen, langsung boleh pulang,” ungkap Kapolsek Wonosari, AKP Afan Juanedi.
Aksi jambret kemarin pagi terjadi sekitar pukul 06.15. Saat itu, korban berniat melayat ke rumah salah satu saudaranya di Desa Plaosan, Wonosari. Sembari menunggu angkot, korban berdiri sendirian di pinggi jalan.
Ketika sedang nunggu angkot inilah, datang empat orang pelaku berboncengan sepeda motor Yamaha Vixion dan Suzuki Satria. Dua orang yang dibonceng turun dari motor yang kemudian mendekati korban. Begitu dekat, pelaku lalu merampas kalung emas yang dipakai korban.
Sadar kalau kalungya dirampas, korban langsung berteriak minta tolong hingga didengar Sutris. Sutris sendiri yang mendengar teriakan itu lalu keluar rumah mengambil bambu dengan maksud menyerang pelaku. Tetapi pelaku yang sadis malah membacok lebih dulu hingga melukai punggunya.(agp/eno)