Ditipu Penjual Minyak, Lapor Polisi

PAKIS – Memiliki kekebalan tubuh tak berarti juga kebal hukum. Seperti Muhammad Ilham, 30 tahun warga Dusun Krajan Desa Sumberpasir, Pakis ini. Selasa (27/11) lalu dia harus meringkuk di balik rutan Mapolres Malang karena dilaporkan telah melakukan penipuan uang.
Dua pemuda yang telah menjadi korbannya, yakni Muchammad Fatkul Muttohar, 21 tahun, warga Jalan Sido Utomo Desa Ngadilangkung Kepanjen dan Rangga Septian Putra Pradana, 19 tahun warga Dusun BumirejoDesa Kebobang – Wonosari.
Kepada petugas, keduanya mengaku telah ditipu Muhammad Ilham. Muchammad Fatkul Muttohar mengaku tertipu uang sebesar Rp 200 Ribu. Sedangkan Rangga Septian Putra Pradana, tertipu uang sebesar Rp 500 Ribu.
Sesuai keterangan kedua korban saat laporan, kejadian penipuan yang mereka alami terjadi pada 24 Nopember lalu sekitar pukul 21.00 di halaman luar Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Saat itu tersangka Muhammad Ilham, bersama tiga anak buahnya menggelar dagangan obat minyak gosok.
Agar dagangannya laris dan banyak yang datang untuk melihat, tersangka membuat pertunjukkan akrobat kekebalan tubuh yang dimiliki. Penonton yang tersanjung dengan akobrat itu, lalu memberikan uang termasuk kedua korban sebesar Rp 1.000.
Setelah memberi uang itu, oleh tersangka kedua korban diiming-imingi akan diberi batu akik untuk kekebalan tubuh. Karena tertarik, keduanya lalu diajak ke samping mobil APV yang dipakai tersangka. Di tempat tersembunyi itu, tersangka lalu memberikan 1 istambul bergambar tulisan arab, satu botol minyak dan satu akik.
Usai memberikan barang tersebut, tersangka lalu meminta kedua korban mengeluarkan dompet. Begitu ditunjukkan, Muhammad Ilham mengambil uang dalam dompet kedua korban. Dari dompet Fatkul diambil Rp 200 Ribu dan dari dompet Rangga diambil Rp 500 Ribu. “Setelah uangnya diambil kedua korban lalu disuruh pulang. Alasan Muhammad Ilham uang itu untuk pembangunan Pondok Pesantren di Kalimantan,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah.
Kedua korban sendiri baru sadar telah menjadi korban penipuan, ketika perjalanan pulang. Karena tertipu keduanya lalu melaporkan ke petugas Polres Malang, hingga tersangka M Ilham ditangkap.
Sementara itu, M Ilham sendiri mengelak kalau dirinya dituduh melakukan penipuan, apalagi menggendam kedua korban. “Saya tidak menipu kok. Saya hanya bilang pada mereka untuk amal saja seikhlasnya. Dan memang uangnya akan saya berikan kalau ada Ponpes yang membutuhkan bantuan,” tutur tersangka M Ilham membela diri.(agp/eno)