Puluhan Kali Curi Beras, Mendekam di Sel

SUMBERPUCUNG – Pagar makan tanaman. Ungkapan itu pas disematkan untuk Asmat, warga Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, Sumberpucung. Sudah diberi pekerjaan di gudang selep beras milik Hj Sulistiani tetangganya, pria berusia 38 tahun ini malah memanfaatkannya untuk mencuri. Akibatnya, begitu aksinya terbongkar dia harus berurusan dengan petugas Polsek Sumberpucung.
“Tersangka Asmat ini, kami amankan setelah mendapat laporan dari korban. Dan usai kami periksa, penahanan tersangka langsung kami titipkan di Mapolres Malang,” ungkap Kapolsek Sumberpucung, AKP Budi Harianto.
Diperoleh keterangan, pencurian yang dilakukan Asmat memang nilainya memang tidak seberapa besar. Sebab yang dicuri hanya 10 kilogram beras. Hanya saja, pencurian tersebut tidak terjadi satu atau dua kali saja. Sebaliknya, Asmat melakukan pencurian itu lebih dari 30 kali di tempat yang sama.
Menurut penuturan Asmat, dia bekerja di Hj Sulistiani ini sejak tiga tahun lalu. Semula saat awal kali bekerja, Asmat dikenal sebagai karyawan yang jujur hingga dia percaya juragannya untuk memegang kunci gudang.
Tapi sayang kepercayaanitu disia-siakan Asmat. Sejak satu setengah tahun lalu, Asmat yang semula jujur mulai nakal. Dia kerap kali mencuri beras di dalam gudang selep korban. Pencurian sendiri, menurut pengakuan Asmat dilakukan sepekan sekali.
“Saya biasanya mencuri sepekan sekali pada saat penyelepan beras. Setiap mencuri saya selalu mengambil 10 kilogram beras. Cara mencurinya, setelah saya ambil dari dalam gudang langsung saya sembunyikan di luar gudang. Ketika mau pulang baru saya ambil untuk dibawa pulang,” jelas tersangka Asmat.
Beras hasil curian itu sendiri, lanjut dia tidak untuk dijual. Sebaliknya beras tersebut untuk makan sehari-hari keluarganya. “Biasanya kalau dijual 1 kilogram Rp 7000. Namun saya tidak menjualnya, tetapi untuk dimakan sendiri,” ujar bapak tiga anak ini.
Terbongkarnya pencurian yang dilakukan Asmat ini bermula dari langkah Hj Sulistiani yang melaporkan ke petugas Polsek Sumberpucung kalau beras dalam gudangnya selalu berkurang. Berangkat dari laporan itu, petugas lalu melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan mengarah pada tersangka hingga akhirnya tersangka diamankan.(agp/eno)