Pemuda Donomulyo Dimassa

DONOMULYO– Seorang pemuda berinisial AG, 17 tahun, warga Desa Mentaraman, Donomulyo, babak belur dipukuli warga sekitarnya, Rabu sore lalu. Dia dijadikan bulan-bulanan warga karena mencuri uang di laci toko milik Misiyah, 50 tahun, tetangganya. Beruntung petugas Polsek Donomulyo yang mendapat laporan adanya aksi main hakim sendiri itu, segera datang ke lokasi yang kemudian mengamankan tersangka. Namun karena usia tersangka masih di bawah umur, usai diperiksa bersama barang bukti sisa uang yang dicuri, AG diserahkan ke UPPA Polres Malang.
Menurut penuturan AG, aksi pencurian itu dilakukannya seorang diri sekitar pukul 10.00. AG yang memang berencana mencuri ini, berangkat dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra menuju ke toko milik korban yang berjarak sekitar 2 kilometer. Tiba di depan toko korban, AG lantas berpura-pura membeli bensi eceran.  Ketika korban sedang melayaninya mengambilkan bensin eceran, tersangka lalu menyelinap masuk ke dalam toko. Selanjutnya dia membuka laci dan mengambil uang sebesar Rp 430.000. Setelah sukses pelaku lalu kabur.
“Uang curian itu sedianya hanya untuk jajan saja. Dan saat itu masih berkurang Rp 10.000 karena sudah saya belikan rokok,” ujar tersangka AG. Terbongkarnya pencurian yang dilakukan AG sendiri, bermula dari korban yang melihat uang di laci tokonya tidak ada. Curiga kalau yang mengambil uang itu adalah AG, korban lantas memberitahukan kepada warga sekitarnya. Selanjutnya bersama-sama dengan warga, korban mencari keberadaan korban. Begitu ketemu di jalan kampung, warga langsung menangkap dan memukulinya sebelum diserahkan ke polisi. (agp/mar)