Ngaku Dipecat, uang Alfamart Disikat

SUKUN– Ega Dwi Palevi,  20 tahun, warga Dusun Damean, Desa Tamanharjo, Singosari sejak Jumat (30/11) sore meringkuk di sel tahanan Polsekta Sukun. Ega diamankan karena melakukan pencurian uang Rp 350.000, satu botol bir Bintang dan satu kaleng Guinness di Alfamart  Jalan Kolonel Sugiono Malang. Dalam penangkapan tersebut petugas juga mengamankan barang bukti satu unit motor Yamah Mio, satu helm merek KYT dan satu jaket Nike. Menurut Kapolsekta Sukun AKP Lukman Cahyono, motor serta helm dan jaket tersebut terpaksa diamankan, karena menjadi sarana Ega melakukan pencurian. “Tersangka datang ke Alfamart mengendarai motor, dan menggunakan helm serta jaket tersebut. Itu sebabnya langsung kami amankan. Terlebih, uang Rp 350.000 yang diambil juga digunakan tersangka membayar kekurangan cicilan atau angsuran motor,’’ paparnya.
Dijelaskan dia, pencurian itu sendiri sebetulnya terjadi Minggu (4/11) dinihari lalu. Saat itu Ega yang pernah bekerja di toko tersebut masuk menggunakan kunci duplikat yang masih dibawanya. Di toko tersebut, Ega langsung menuju bagian kasir, dan mengambil uang. Menariknya, meski di laci meja kasir tersimpan banyak uang, namun dia hanya mengambil Rp 350.000 saja.  Selanjutnya, dengan sangat hati-hati, Ega mengambil minuman bir bintang dan Guinness. “Minuman tersebut oleh tersangka langsung dimasukkan di saku jaket,selanjutnya tersangka keluar dari toko melalui jalan semula,” tambah Lukman.  Sekalipun pagi harinya pencurian tersebut langsung diketahui, namun pihak Alfamart baru melaporkan kasus pencurian ini Rabu (7/11) lalu. Dan petugas pun langsung melakukan penyelidikan.
“Kami lebih dulu meminta keterangan sejumlah saksi, dan meminta rekaman CCTV. Dari rekaman CCTV inilah kemudian terlihat jelas aksi tersangka. Selanjutnya, Jumat (30/11)  lalu tersangka kami tangkap,” tegasnya. Saat ditangkap Ega sama sekali tidak melakukan perlawanan. Pria yang pernah menjadi orang kedua di Alfamart Jalan Kolonel Sugiono 101 tersebut seketika mengakui perbuatannya. “Saya jengkel pak, karena dipecat secara sepihak. Yang kedua, saat saya bekerja, sekalipun posisi saya adalah orang kedua di situ tapi gaji saya kecil, atau dihitung seperti pramuniaga biasa,” terangnya.  Bukan itu saja, Ega juga mengatakan jika dirinya tidak sekali saja mencuri, tapi sudah dua kali. (ira/mar)